[HOTEL REVIEW] Menginap di Janur Villa Ayom Java Village Solo

Halo Semuanyaaaaa!

Setelah sekian purnama dan sekian lama, akhirnya Firstmareza.com hadir lagi nih dengan nuansa yang baru dan pastinya awal yang baru setelah sempat vakum karena adanya pandemi yang masih terjadi saat ini dan ada masalah teknis karena hardisk saya yang hilang entah kemana hehe.

Bagi teman-teman yang dulu sudah biasa datang ke blog ini, saya ucapkan selamat datang kembali ya teman-teman semoga dengan tulisan saya yang baru ini membuat teman-teman sering berkunjung lagi. dan bagi teman-teman yang baru datang, saya ucapkan selamat datang juga dan semoga betah membaca tulisan saya yang sekian lama baru muncul lagi, oh iya teman-teman bisa lihat tulisan saya sebelumnya ya karena banyak review-review saya yang tentunya menarik seperti pesawat baru dan pengalaman yang seru. Sekali lagi semoga betah ya teman-temannn! πŸ˜€

Ini adalah post kedua saya mengenai ulasan hotel, jadi kalau ada saaran atau kritik bisa teman-teman sampaikan di kolom komentar atau contact saya yaa guys demi kemajuan blog saya kedepannya.

Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas salah satu hotel yang lagi hits di Solo, karena domisili saya saat ini yang menghabiskan waktu lebih lama di kota ini dibanding di Jakarta. Hotel ini saya ulas karena saya merasa sangat nyaman stay di hotel ini dan kebetulan sedang ada planning untuk menghidupkan blog saya ini yang sebelumnya sempat mati suri selama hampir setahun ini hehe.

Lokasi hotel tempat saya menginap hari ini berada di sekitaran Solo tepatnya di Kabupaten Karanganyar bagian barat, dekat destinasi wisata Solo Raya yaitu De Tjolomadoe dan Bandara Adi Soemarmo yang sudah lama tidak saya kunjungi selama pandemi ini.

Saya memilih hotel ini sebagai tempat staycation karena suasana nya yang cukup unik dan mungkin masih banyak teman-teman yang tidak mengetahui adanya hotel unik ini di sekitaran Solo. Tanpa berlama-lama, yuk langsung aja teman-teman baca ulasan saya mengenai hotel Ayom Java Village di bawah ini! Selamat membaca semuanyaa! πŸ˜€

Oke, sebelumnya setelah saya roadtrip bersama teman dari Jawa Tengah ke Jawa Timur dan kembali lagi ke Solo, saya kembali lagi ke Solo dan langsung menuju Ayom Java Village ini yang terletak di Karanganyar sebelah Barat. Pintu keluar tol Trans Jawa yang paling dekat menurut saya dari Ayom Java Village ini ada di exit Bandara Adi Soemarmo. Sebetulnya bisa juga diakses melalui pintu tol Solo tetapi karena saya ingin buru-buru sampai di hotel, saya lebih memilih jalan tol yang terdekat saja.

Pintu Tol Adi Soemarmo.

Pintu tol Adi Soemarmo ini baru saja dibuka belum lama ini lho guys, jauh lebih baru dibanding pintu tol lainnya di Kartasura, Solo, Gondangrejo, dan Palur.

Pintu tol ini memberikan akses yang jauh lebih mudah bagi teman-teman yang ingin bepergian melalui Bandara Adi Soemarmo karena pintu keluar tol ini berada tepat di depan pintu masuk Bandara. Jadi bagi teman-teman bisa lebih mudah akses bandara ini langsung lewat pintu tol tanpa harus melewati pusat kota Surakarta terlebih dahulu.

Pintu masuk Bandara Adi Soemarmo.

Perjalanan dari pintu tol ini menuju hotel ditempuh dalam waktu sekitar 10 menit dengan jarak tempuh sepanjang 5,7 kilometer. Hotel ini berlokasi agak masuk kedalam jalanan yang agak kecil, nah karena berada di jalan yang masuk kedalam ini keadaan jadi lebih tenang dan nyaman untuk menginap.

Setelah selesai parkir mobil saya langsung disambut oleh petugas satpam yang dengan ramah mengarahkan saya ke pintu masuk. Tentunya saya harus mengikuti protokol kesehatan dengan mengukur suhu dan menggunakan hand sanitizer sebelum masuk ke area check-in hotel.

Pintu masuk Hotel.

Di bawah ini adalah lobby tempat tamu pertama menginjakkan kaki di Ayom Java Village ini, dan saya langsung diarahkan ke pintu tempat saya check-in dan mendapat kunci kamar saya.

Main lobby.

Yang unik dari proses check-in hotel Ayom Java ini, hotel tidak menyediakan meja resepsionis melainkan tamu akan diantar masuk ke ruangan ini dan duduk menunggu petugas yang membawa tablet untuk proses check-in.

Lobby check-in.

Disediakan dua set tempat duduk beserta meja untuk tamu yang abru datang, jadi distancing tetap terjaga dan jaraknya berjauhan.

Lobby.

Dan meja satunya seperti ini, semuanya bernuansa kayu yang menambah pengalaman unik saat saya menginap disini.

Lobby.

Tidak lama setelah saya mengambil foto diatas, saya bertemu dengan petugas resepsionis yang ramah dan sangat helpful dalam melayani tamu.

Kemudian saya juga diberikan kartu yang berisi preferensi untuk sarapan saya besok karena di masa ini Ayom Java Village hanya menawarkan breakfast dengan cara diantar ke kamar. Pilihan menu makanan tersedia menu Indonesia dan western. Saya memilih makanan Indonesia yang berupa nasi goreng untuk sarapan besok, penasaran bentuknya gimana? Yuk scroll terus kebawah hehe.

Baru setelah semua proses check-in selesai saya diantar menuju kekamar, tapi sebelum masuk dan langsung istirahat saya menyempatkan diri untuk foto-foto ruang publik dari hotel ini. Foto di bawah ini tampaknya tersusun atas meja dan kursi dan digunakan untuk sarapan atau berkumpul bersama tamu atau teman-teman yang berbeda kamar.

Tempat duduk.

Di Ayom Java Village, terdapat satu pendopo dengan ukuran cukup besar yang diberi nama Sasangka Pendhapa. di dalam pendopo ini terdapat beberapa alat dan instrumen yang biasa digunakan bersamaan. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari website Ayom Java Village, Disini sering digunakan untuk berlatih Karawitan, Wayang, dan kesenian lainnya. Mungkin hanya digunakan untuk weekend saja karena saya tidak menemukan pendopo ini digunakan saat saya menginap di hari biasa.

Sasangka Pendhapa.
Gong, Saron dan teman-temannya.

Tepat di sebelah sasangka pendhapa ini terdapat sebuah rumah yang dikelilingi kaca yang berfungsi sebagai tempat dilaksanakannya upacara pernikahan.

Nuptial House.

Oke lanjut, denah villa yang terdapat di Ayom Java Village tempat saya menginap kali ini berada di bagian utara dari hotel. Bersama dengan Villa Gelung. Sedangkan kamar Villa Tunjung, Villa Manik Jejantung, dan Maduswara terletak di bagian selatan hotel.

Denah Villa.

Yang membuat saya kagum dari hotel di daerah Solo ini, walaupun setiap kamar sudah dilengkapi oleh private pool, tetapi di bagian tengah hotel tetap disediakan kolam renang yang bisa digunakan juga lho! Vibes nya seperti di Bali banget padahal hotel ini berada tidak jauh dari tempat saya tinggal saat ini.

Swimming pool.

Di sebelah sana terdapat tempat duduk yang bisa digunakan untuk bersantai setelah berenang.

Swimming pool.

Setelah puas foto-foto sedikit di hotel ini, saatnya masuk ke villa yuk teman-teman!

Suasana Hotel.

Seperti yang saya katakan tadi di atas, kamar tempat saya tinggal pada kesempatan kali ini bernama Janur Villa yang berlokasi di bagian utara kompleks hotel Ayom Java ini, bersama dengan Villa Gelung yang berada di sebelah timur kompleks Janur ini.

Janur Villa terdiri dari 8 villa dan semuanya dilengkapi dengan kolam renang pribadi. Walaupun harganya paling murah tapi fasilitas yang didapatkan di Ayom Java ini jempolan teman-teman! πŸ˜€

Blok Janur.

Jalan sedikit dari foto diatas, saya sudah menemukan tempat saya menginap untuk satu malam ini.

Pintu masuknya unik banget ya teman-teman, jujur baru pertama kali nginap di hotel dengan nuansa seperti ini karena sebelum-sebelumnya masih suka nginap di hotel yang bernuansa minimalis dan kekinian. Belum pernah sama sekali di hotel classic seperti ini. Jadi maklum kalau saya agak sedikit norak ya hehehe.

Pintu masuk kamar.

Janur 1, berada di paling depan dari kompleks Janur, jadi kalau mau ke resepsionis atau ke parkiran tidak terlalu jauh. Kekurangannya sih jadi agak berisik ya karena ada beberapa tamu juga yang sering lewat depan villa saya ini.

Janur 1.

Saat masuk, saya langsung disuguhi kolam renang yang tersedia di setiap villa. Jujur bagus banget karena baru pertama kali di hotel seperti ini hehe. Suasana villa nya juga tradisional banget cocok untuk staycation melihat hijau-hijau sambil melepas penat setelah kuliah saya di minggu-minggu akhir semester yang cukup padat ini.

Janur Villa.

Ini dia foto lebih jelasnya dari swimming pool yang tersedia di setiap villa Ayom Java Village ini. Sekilas mungkin teman-teman merasa bahwa kolam renangnya berukuran cukup kecil, tetapi bagi saya sudah cukup besar untuk menghilangkan penat dan masih bisa gerak kesana kesini hehe.

Nuansa sekitar kolamnya juga masih hijau-hijau gitu karena banyak tumbuhan, jadi nyaman banget untuk refreshing walaupun hotelnya masih bisa dibilang berada di tengah kota ini.

Swimming pool.

Di samping setiap villa terdapat kolam yang berisi ikan yang menurut Ayom Java sendiri bisa digunakan untuk refreshing, tapi memang benar jadi feels like home banget di hotel ini dan sangat nyaman. Good job Ayom Java sampai sedetail ini untuk kenyamanan tamu.

Kolam ikan.

Oke saatnya kita masuk ke dalam kamar! Penasaran kan gimana sih kamar dari villa Janur ini?

Yuk masuk ke kamar!

Ini dia teman-teman foto dari tempat tidur yang tersedia di Janur Villa Ayom Java ini! Nuansa kamarnya juga tampak tradisional bangetr ya teman-teman! Maklum sudah bosan dengan hotel lainny ajadi begitu menginap disini kerasa excited banget hehe.

Bed dari Janur Villa ini berukuran queen bed ya teman-teman, untuk Janur Villa ini sempat baca-baca tidak bisa ditambah kasur tambahan atau extra bed karena ukurannya yang tidak terlalu besar. Tetapi masih cukup nyaman ko guys!

Queen bed Janur Villa.

Kemudian di samping tempat tidur seperti biasa tersedia lampu tidur yang bisa dinyalakan dengan cara ditarik. Masing-masing sisi tersedia ya teman-teman jadi tidak menggangu sebelahnya jika ingin menyalakan lampu.

Dan cukup unik lho teman-teman desain lampu tidurnya dibuat menyerupai gamelan gitu, gatau sih nama alat musiknya apa yang bentuknya seperti ini.

Lampu bed.

Di ujung ruangan juga tersedia sofa untuk bersantai, dan ada juga dua meja yang bisa dipindah-pindah karena di bawah ada rodanya. Di malam hari meja bisa saya gunakan untuk makan hehe dan bisa juga digunakan untuk bekerja dengan laptop.

Sofa.

Oh iya, barusan setalah masuk sambil foto-foto ada servis unik yang disediakan oleh Ayom Java Village nih guys! Jadi setiap sore ada jamu keliling yang menyediakan jamu gratis untuk tamu. Untuk gelasnya sendiri menggunakan gelas yang tersedia di kamar bukan gelas yang biasa dibawa untuk menjaga kebersihannya. Rasa jamunya juga cukup enak lho teman-teman.

Meja.

Karena space villa yang masih harus dibagi dengan kolam renang diluar, penempatan televisi jadi digantung dan berada di atas jendela yang menghadap ke kolam renang. Sebenarnya lebih suka kalau tv ada di meja sih dibanding yang digantung seperti ini. Jadi agak pusing gitu kadang-kadang dan pbikin pegel juga kalau lagi duduk hehe.

Televisi.

Televisi disini menggunakan Indihome, jadi pilihan channel cukup banyak dan beragam. Sayang sekali di gambar ditampilkan poster Euro 2020 yang menjadi tujuan utama saya menginap agar bisa menonton pertandingan ini. Tapi sayang tidak bisa diputar disini entah kenapa.

Indihome.

Next, di samping tempat tidur sisi satunya terdapat meja yang biasa digunakan untuk bekerja, mungkin karena space kamar yang tidak begitu luas, mejanya menurut saya juga terlalu kecil karena dibelakangnya banyak barang-barang seperti tisu dan telepon.

Meja.

Disediakan air minum sebanyak 2 botol beserta pemanas air untuk menyeduh teh, kopi, dan gula yang sudah disediakan gratis untuk tamu hotel.

Pemanas minuman.

Kemudian tersedia power socket nyempil di sebelah kiri foto, kotak tisu, telepon yang berfungsi banget di malam hari dimana saya memesan makanan menggunakan room service. Menu makanan bisa memindai kode QR yang nyempil di bagian kanan foto.

Meja.

Di bawah meja ini seperti hotel pada umumnya disediakan kulkas mini bar. Yang menurut saya menjadi nilai plus hotel ini adalah semua minuman di kulkas ini gratis dan tidak dikenakan biaya tambahan jika teman-teman mengambil minuman disini. Isinya ada Coca-cola, Air mineral, Buavita, dan cokelat sebanyak 5 pcs. Terima kasih Ayom Java Village! πŸ˜€

Mini bar.

Di sebelah meja kerja tadi, terdapat lemari open storage yang bisa digunakan untuk menggantung baju di sebelah kanan, dan penyimpanan yang berada di sebelah kiri atas.

Lemari.

Di tempat penyimpanan terdapat arah penunjuk kiblat dan disediakan hair dryer untuk digunakan di hotel, jangan dibawa pulang ya teman-teman hehehe. πŸ˜€

Tempat penyimpanan lemari.

Di bawah tempat penyimpanan disediakan brankas untuk menyimpan barang-barang berharga kalau kita meninggalkan hotel sebentar. Sebelum check-out jangan lupa dibuka dan pastikan tidak ada barang yang tertinggal ya teman-teman.

Brankas.

Ada juga sendal hotel yang biasa saya koleksi untuk di rumah hehe, disediakan juga tas yang terbuat dari anyaman tapi sepertinya tas ini tidak bisa dibawa pulang.

Sandal dan Tas Anyaman.

Setelah kamar tidur utama beserta teman-temannya selesai dibahas, sekarang kita lanjut untuk membahas toilet dan kamar mandi hotel ini yuk! πŸ˜€ Kamar mandinya terletak dibelakang pintu ini.

Kamar mandi.

Di belakang pintu terdapat kaca yang ukurannya cukup besar dengan aksen kayu-kayu yang unik. Pencahayaan juga cukup baik karena dilengkapi lampu di atasnya.

Kaca.

Tidak jauh dari kaca kamar mandi, tepatnya di bawahnya, terdapat wastafel air dingin yang cukup elegan dilengkapi dengan beberapa amenities di sampingnya. Untuk lebih jelasnya akan saya ulas dibawah ya teman-teman.

Wastafel.

Disediakan sabun batangan standar untuk mencuci tangan. Di masa seperti ini sering-sering cuci tangan ya teman-teman agar terhindar dari bakteri dan virus setelah kita menggenggam sesuatu.

Sabun.

Berikutnya ada beberapa amenities yang cukup unik karena mengandung ekstrak tumbuh-tumbuhan.

Yang pertama adalah bug mist atau spray untuk mengusir serangga yang bisa digunakan di tubuh kita. Saya menggunakan ini karena terdapat beberapa nyamuk di kamar saya. Bug mist ini baunya seperti sereh karena katanya sereh ampuh digunakan untuk mengusir nyamuk.

Berikutnya terdapat body lotion dan sun mist yang saya tidak tahu kegunaannya apa hehehe.

Amenities.

Di dekat kaca kamar mandi tadi terdapat beberapa amenities seperti cotton bud, shower cap. dan pasta gigi beserta sikat giginya. semuanya cukup basic standar hotel-hotel. Tetapi pasta gigi di Ayom Java Village ini sudah menggunakan Pepsodent dan ukurannya cukup besar bila dibandingkan dengan pasta gigi di hotel lainnya.

Amenities.

Berikutnya, lanjut lagi di kamar mandi, terdapat shower dengan 2 output yang bisa dirubah dengan menekan tombol di showernya. Untuk Janur ini semua menggunakan shower ya teman-teman mengingat space per villa yang cukup kecil. Jika ingin menggunakan bathtub bisa menyewa tipe villa yang lebih besar lagi.

Shower.

Disediakan shampoo dan sabun untuk shower, quantity nya cukup banyak juga.

Sabun shower dan shampoo.

Pada bagian ujung dari kamar mandi tersedia kloset beserta teman-temannya.

Kloset.

Untuk handuk dan keset kamar mandi terdapat juga disini, unik juga tempatnya ya teman-teman hehe. Bisa juga digunakan untuk menjemur pakaian basah setelah berenang nih.

Tempat handuk.

Oh iya, kamar mandi di villa ini termasuk semi open-space ya teman-teman, terdapat ventilasi yang langsung mengarah keluar ke bagian taman yang terdapat kolam ikannya.

Kamar mandi.

Urusan review kamar mandi selesai, kini saatnya membahas sisa sisa fasilitas yang terdapat di hotel ini yuk teman-teman, dan penulis bisa langsung istirahat hehe.

Di sebelah kanan tempat tidur juga terdapat pintu yang mengarah keluar kamar.

Pintu.

Saat keluar, sepertiny aini adalah taman kecil dengan beberapa pot yang berisi tumbuhan dan kolam ikan yang sebelumnya sudah saya foto di atas.

Ada yang tahu ini tumbuhan apa?

Taman.

Ini dia kolam ikan dari sisi yang berbeda.

Kolam ikan.

Baik teman-teman, untuk review kamar Janur Villa saya cukupkan sampai disini ya teman-teman, semoga sudah ada gambaran mengenai hotel unik yang berada di Kota Solo ini hehe.

Tidak lama setelah foto-foto di atas yang banyak banget jumlahnya, saya memutuskan untuk istirahat dan refreshing sejenak dengan tiduran dan berenang sambil menghabiskan sore hari di hotel yang sangat sangat nyaman ini.

Hingga akhirnya sore berganti malam, dengan lighting kamar yang menurut saya cukup ini, saya memutuskan untuk keluar sejenak mengelilingi hotel sambil mencari makan malam.

Lighting kamar hotel.
Hotel di malam hari.

Suasana hotel di malam hari cukup sepi mungkin karena weekdays dan tidak banyak tamu yang menginap hari ini. Foto di bawah ini sepertinya adalah restoran dengan konsep open space yang disediakan untuk tamu Ayom Java Village ini.

Restoran outdoor.

Karena sepi, akhirnya saya memutuskan untuk menelpon room service dan memesan makanan untuk dimakan di kamar saja hehe.

Saya memesan nasi dengan buntut bakar yang disajikan dengan sop dan lalapan. Untuk rasa buntut bakarnya enak banget walaupun cenderung manis dan dagingnya sangat empuk. Sop nya juga enak apalagi ditambah dengan teh hangat untuk menghangatkan badan sebelum menonton Euro malam hari nanti.

Nasi Buntut Bakar dengan Teh Hangat.

Selesai makan, tidak banyak yang saya lakukan sampai akhirnya tertidur setelah menonton Euro hehehe.

Di pagi hari saya memutuskan untuk jogging keliling Colomadu dan kembali lagi sekitar pukul 8 pagi, tepat setengah jam sebelum makanan yang saya pesan kemarin disajikan ke kamar. Kini saatnya bersantai sejenak hehe.

Bersantai.

Akhirnya yang ditunggu datang juga. Sarapan di Ayom Java Village hari ini saya memilih Nasi Goreng dan Jus Jambu sebagai minumannya. Pada waktu check-in kemarin sudah diberikan menu untuk sarapan keesokan harinya, terdapat beberapa pilihan seperti menu western atau Indonesia. dan tamu bisa juga memilih tambahan seperti jus, kopi atau teh, dan bubur kacang hijau dan sejenisnya.

Rasa Nasi Gorengnya menurut saya so so saja, tetapi diberikan sate ayam yang menurut saya tambahan yang cukup enak karena bumbunya pas. Jus Jambu nya juga enak dan tampaknya segar bukan dari minuman jadi.

Nasi Goreng dan Jus Jambu.

Kemudian diberikan juga potongan buah segar, teh hangat, dan Bubur Kacang Hijau sebagai pelengkap sarapan saya hari ini, dijamin kenyang banget hehehe.

Buah segar dan Bubur.

Setelah sarapan dan berendam sejenak di kolam renang Janur Villa ini, saya bergegas untuk bersiap-siap check-out karena hari sudah siang dan batas waktu hotel ini yaitu pukul 12.00.

Terima Kasih Ayom Java Village! Senang sekali dapat menginap di hotel ini!

Sampai jumpa!

Proses check-out sangat mudah dan hanya dalam 5 menit saya sudah meninggalkan hotel ini dan kembali ke rumah hehe.

Check-out.

Akhirnya selesai juga teman-teman ulasan saya mengenai Hotel Ayom Java Village ini! πŸ˜€


Terima kasih banyak teman-teman sudah meluangkan waktunya untuk membaca tulisan saya di blog kecil-kecilan saya ini. Terima kasih juga untuk Ayom Java Village atas pelayanan yang sangat memuaskan dan room yang menurut saya sangat baik ini.

Fasilitas yang saya dapatkan di hotel ini cukup baik, ditambah dengan makanan dan minuman yang diberikan di mini bar semuanya sudah gratis tanpa ada biaya tambahan waktu keluar. Juga semua fasilitas baik di kamar maupun kamar mandi berfungsi dengan baik.

Makanan yang saya makan di malam hari jujur enak banget! Harga juga tidak terlalu mahal untuk hotel sekelas ini. ya mungkin untuk breakfast rasanya menurut saya masih biasa-biasa saja, mungkin bisa dijadikan improvement kedepannya, tetapi masih cukup enak apalagi tambahan makanan pendampingnya juga cukup beragam dan bisa request floating breakfast bagi teman-teman yang mau.

Lokasi hotel juga menurut saya cukup strategis walaupun tidak di tengah kota banget, justru hotel seperti ini menurut saya harus berada di lokasi yang cukup jauh dari kota supaya tidak banyak terdengar bunyi-bunyi kendaraan di luar sana, dan lokasi hotel ini tepat sekali karena masuk ke jalan perumahan yang lebih sunyi dibandingkan dengan hotel-hotel lainnya yang berada di jalan utama.

Overall, saya sangat puas dengan apa yang ditawarkan dari hotel ini, proses check-in dan kelaur juga sangat mudah dan dilayani oleh petugas yang sangat ramah, semoga kedepannya dapat kembali lagi ke Ayom Java Village dan tidak sabar untuk mengulas Villa selain Janur ini hehehe, doakan saja ya teman-teman semoga keadaan lekas membaik dan bisa dengan leluasa lagi membuat konten di blog ini.

Sekian ulasan saya mengenai Ayom Java Village, terima kasih sekali lagi! Dan sampai jumpa pada review saya selanjutnya! πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s