Flight Review

[FLIGHT REVIEW] Air Asia Indonesia Airbus A320 Premium Flex QZ7553 Yogyakarta to Jakarta

Terbang bersama AirAsia Indonesia dari Yogyakarta ke Jakarta

Haloooooo teman-teman! πŸ˜€

Selamat datang di ulasan penerbangan saya yang terbaru minggu ini! Bagaimana kabar teman-teman sekalian? Semoga selalu sehat yaaa guys!

Ucapan selamat datang saya berikan kepada para pembaca yang baru saja membaca blog ini, dan ucapan selamat datang kembali untuk para pembaca setia yang sudah lama membaca ulasan saya di blog tercinta ini! Semoga betah ya teman-teman semua!

Teruntuk teman-teman yang baru membaca blog ini, yuk baca juga tulisan-tulisan saya yang lainnya karena yang lainnya ga kalah menarik dari tulisan ini lho! Nantikan juga ulasan saya yang akan datang karena ulasan berikutnya pasti lebih seru dan lebih menarik. πŸ˜€

Bagaimana caranya biar ga ketinggalan review dari saya di blog ini? Mudah sekali teman-teman! Caranya gampang banget tinggal daftarkan email anda di bagian paling bawah untuk teman-teman yang menggunakan smartphone, dan di sebelah kanan layar bagi para pembaca yang menggunakan laptop atau PC. Jadi jangan sampai ketinggalan ya guys! Sedikit bocoran nih, kereta mewah, pesawat baru dan lainnya masih dalam antrian lho guys. Semuanya hanya bisa didapatkan di blog firstmareza.com! πŸ˜€

Oke kita masuk ke review penerbangan kali ini ya guys. Sesuai judul, kali ini saya akan terbang dengan maskapai berbiaya rendah AirAsia yang sudah memenangkan maskapai berbiaya rendah terbaik selama 11 tahun berturut-turut. Keren banget ya guys achievement dari maskapai ini!

Semakin kesini-sini, saya jadi lebih suka terbang dengan maskapai LCC semacam AirAsia ini karena lebih fleksibel dan lebih mudah untuk memesan penerbangan karena ada banyak fasilitas tambahan selain biayanya yang sangat murah dan ramah kantong mahasiswa seperti saya ini hehe.

Kalau ingin fasilitas tambahan, seperti kursi hot seat yang ada di 5 baris terdepan dan kursi jendela darurat bisa dipesan tetapi ada biaya yang jumlahnya lumayan. Tetapi kalau ingin hemat banget bisa dengan mudah menggunakan tiket low-fare yang bisa juga ditambah pilihan makanan yang enak-enak.

Bagi saya yang paling penting adalah makanan yang disajikan karena bisa pilih dari belasan makanan yang tersedia tidak seperti maskapai full service yang menunya sudah tetap dan dalam sektor ini hanya diberikan makanan ringan.

Oh iya, sebelumnya seperti biasa akan saya berikan detail perjalanan menggunakan AirAsia ini ya teman-teman! πŸ˜€

AirAsia Indonesia QZ7553
Yogyakarta (JOG) – Jakarta (CGK)
Senin, 10 Juni 2019
Durasi: 01h05m
Pesawat: Airbus A320-200
Seat: 3A

Seat map pesawat AirAsia Airbus A320-200 yang saya naiki kali ini bisa dilihat disini.

Pada perjalanan kali ini saya berkesempatan menggunakan layanan Premium Flex dari AirAsia. Layanan ini merupakan layanan paling tinggi dari maskapai ini dan harganya juga lebih melambung tinggi dari harga low-fare nya. Kira-kira hampir sama dengan maskapai nasional dan saingannya.

Nah di Premium Flex ini, kita sebagai penumpang mendapat banyak keuntungan dan menjadi kelas bisnis ala ala di penerbangan AirAsia. Diantaranya seperti boarding tanpa antri, makanan gratis di pesawat, tag bagasi prioritas dan berbagai hal menarik lainnya. Untuk lebih lengkapnya, saya berikan foto keuntungan Premium Flex yang saya dapatkan dari website AirAsia ya guys! πŸ™‚

Foto dari website AirAsia Indonesia.

Bagaimana guys? Cukup menarik bukan keuntungan yang didapatkan dari pembelian kelas Premium Flex ini! Saya kalau ada uang yang cukup untuk membeli tiket maskapai full service tetapi lagi pingin naik AirAsia, yuk kita coba layanan dari Premium Flex ini! πŸ˜€

Karena ini termasuk flight hari raya Idul Fitri dan penumpang pasti membludak dimanapun, lalu saya ada barang bawaan yang harus dimasukkan ke bagasi, inilah sebabnya saya memilih fare ini karena bagasi yang dimasukkan mendapat tag prioritas hehe. Apalagi saya orangnya mager nunggu bagasi yang luar biasa lama di Soekarno-Hatta hehe.

Langsung saja yuk kita masuk ke ulasan penerbangan saya kali ini! Seperti yang sudah ditulis di judul, penerbangan saya berangkat dari Bandara Adi Sucipto di Yogyakarta, bukan YIA di Kulonprogo ya guys itu beda bandara walaupun sama-sama tertulis di Yogyakarta.

Disini penerbangan AirAsia beroperasi di Terminal B Adi Sucipto, jadi lebih sepi dibanding terminal A tetapi cukup banyak juga penumpangnya disini hehehe mungkin karena luas terminal yang sedikit lebih kecil dibanding Terminal A.

Ruang check-in dari terminal ini tidak terlalu besar, tetapi fasilitas cukup lengkap mulai dari self check-in sampai wrapping bagasi jika dibutuhkan penumpang. Berikut saya berikan foto ruangan check-in Terminal B Bandara Adi Sucipto.

Konter check-in.

Nah ini dia, salah satu perks atau keunggulan dari pembelian tiket Premium Flex kita mendapatkan konter check-in dan bagasi khusus yang jauh lebih sepi dibanding baggage drop kelas reguler. Karena ini penerbangan lebaran mungkin jadi sangat worth sekali pembelian Premium Flex. Hanya dengan waktu 5 menit dari mesin pencetak boarding pass sampai selesai memasukkan bagasi maka selesai juga semua prosesnya! πŸ˜€

Di Terminal ini AirAsia membuka 3 tempat drop bagasi kelas reguler dan 1 tempat bagi pemegang tiket Premium Flex.

Konter check-in.

Beres masalah koper dan check-in, kini saatnya melewati pemeriksaan dan tinggal nunggu penerbangan saya berangkat! πŸ˜€

Security check.

Ternyata perkiraan saya salah besar, sebelumnya saya kira situasi di terminal ini cukup sepi mengingat penerbangan disini jauh lebih sedikit dari penerbangan di terminal A. Ternyata setelah masuk penuhh banget guys sulit untuk menemukan tempat duduk yang kosong sebaris hehehe.

Kalau begini, untung di terminal B ada tempat bersantai yang lebih private walaupun kecil.

Penuh.

Di Terminal B walaupun tidak ada maskapai seperti Garuda Indonesia dan Batik Air, disini juga disediakan lounge untuk bersantai lho guys! Disini sepi banget dan bisa duduk-duduk santai sambil menunggu pesawat yang masih cukup lama sampai di Yogyakarta.

Walaupun ukuran lounge nya tidak terlalu besar, tetapi sangat private dan sangat sangat nyaman dibanding duduk diluar. Akses masuk disini kira-kira sekitar 80rb-120rb, lupa hehehe tetapi kalau diluar cukup ramai worth kok guys duduk disini.

Lounge.

Isi makanannya cukup lengkap dan beragam, ada buah, kopi dan jus beserta teh semua minuman lengkap disediakan disini. Untuk makanannya sendiri ada 3 macam yang kebetulan saya lupa makanan apa yang ada disini hehe.

Overall menurut saya lounge ini sangat bagus dan nyaman untuk sekedar menunggu penerbangan meskipun ukurannya tidak begitu besar. Kalau ingin ukuran lounge yang lebih besar bisa menuju Concordia Lounge yang berada di Terminal A.

Makanan dan minuman.

Beberapa menit sebelum pesawat mendarat di Bandara Adi Sucipto, saya langsung bergegas ke ruang tunggu karena waktu putar balik (Turn time) AirAsia Indonesia berkisar hanya 25-30 menit setiap habis terbang. Jadi pastikan untuk tib atepat waktu ya guys supaya tidak menghambat proses boarding dan tentunya tidak mengganggu jadwal penerbangan AirAsia yang sudah dibuat.

Jadi seperti biasa sekitar 30 menit sebelum panggilan boarding saya sudah duduk-duduk di ruang tunggu keberangkatan.

Sebentar lagi!

Dengan pembelian Premium Flex saya sebelumnya, maka saya berhak untuk mendapatkan hot seat yang secara otomatis saya akan masuk pesawat di Zona 1. Walaupun duduk di tempat duduk reguler tetapi kalau sudah membeli Premium Flex maka akan mendapatkan Zona 1 untuk masuk pesawat.

Tetapi kalau bisa duduk di hot seat gratis dan sudah termasuk biaya tiket, kenapa engga? Hehehe lumayan bisa masuk dan keluar pesawat lebih dulu.

Bersiap.

Tidak begitu lama setelah berdiri, akhirnya saya beserta ratusan penumpang lain dibolehkan masuk ke pesawat! Halo lagi AirAsia senang sekali dapat bertemu dan terbang lagi!

Jalan dari pintu keberangkatan menuju pesawat sedikit jauh guys, tipikal Bandara Adi Sucipto ini kita harus jalan jauh karena di bandara ini tidak tersedia garbarata atau avio bridge. Tapi enaknya kalau masuk pesawat lewat tangga adalah foto wajibnya yang ga boleh dilewatkan.

Boarding!

Nah itu dia pesawat AirAsia yang akan membawa saya ke Jakarta! Halo PK-AXV!

PK-AXV.

Karena turn time AirAsia terbilang sangat cepat, jadi tangga depan dan belakang sangat membantu untuk masuk dan keluar penumpang agar lebih cepat dan mudah.

Karena ada pintu depan dan belakang, penumpang bisa bebas masuk pesawat melalui pintu depan maupun belakang. Tapi gabisa terlalu bebas begitu ya guys, karena biasanya pintu depan digunakan untuk penumpang yang duduk di nomor kursi 1-15 dan pintu belakang untuk nomor kursi 16-31. Supaya tidak bertabrakan gitu guys hehe.

Karena saya duduk di kursi nomor 3A, bisa dipastikan saya akan menggunakan pintu depan. πŸ˜€

Pintu depan!

Oh iya, pesawat yang saya gunakan ini menggunakan livery khusus Wonderful Indonesia lho guys! Livery ini khusus dibuat AirAsia Indonesia untuk mempromosikan destinasi Indonesia yang cantik dan indah pastinya! Senang sekali saya bisa terbang dengan pesawat livery spesial AirAsia Indonesia! πŸ˜€

Indonesia Feels like home!

Pesawat Airbus A320 AirAsia ini ditenagai oleh 2 buah CFM56-5B buatan CFM International. Dan sebelum masuk pastinya ada foto wajib hehehe. Maaf ya guys kalau foto wajibnya miring hiks.

Foto wajib.

Ternyata eh ternyata, pesawat yang saya naiki kali ini sudah dilengkapi Wi-fi lho teman-teman! Dan di wi-fi ini juga terdapat beragam hiburan yang tersedia layaknya sebuah AVOD di pesawat!

Senang banget deh akhirnya bisa juga naik pesawat AirAsia yang didalamnya sudah dilengkapi oleh wi-fi hehe, layanan ini dibuat dan dijalankan oleh Rokki dan Indosat Ooredoo sebagai partner internetnya.

Penasaran apa saja yang ditawarkan didalam wi-fi AirAsia ini? Kita ulas nanti ya teman-teman setelah pesawat ini lepas landas karena seperti biasa layanan seperti ini bakal aktif setelah pesawat berada di ketinggian 10.000 kaki diatas permukaan laut.

Wi-fi Available!

Ini dia penampakan tempat duduk yang akan saya gunakan selama perjalanan nanti! Lokasinya sangat mudah ditemukan karena tempat duduk saya diberi cover berwarna merah yang berarti hot seat. Kursi jenis ini hanya terdapat di baris pertama sampai baris kelima beserta nomor 12 dan 14 yang merupakan kursi jendela darurat.

Jenis tempat duduk kursi jenis ini nampaknya sama dengan tempat duduk di zona reguler, kemungkinan besar yang membedakan hanya bisa keluar masuk lebih dahulu dan legroom luas yang hanya berlaku bagi penumpang yang duduk di kursi jendela darurat.

Hot seat!

Akhirnya saya duduk juga guys di hot seat AirAsia! Senang banget akhirnya bisa merasakan lagi terbang bersama maskapai ini.

Seperti tipikal LCC atau maskapai berbiaya rendah, jarang sekali ada LCC yang menyediakan AVOD di setiap kursinya. Alias hanya polosan seperti foto dibawah hehehe.

Iklan.

Dibawahnya pastinya ada meja lipat yang berfungsi untuk makan hehe, disini wajib ada karena salah satu keuntungan AirAsia adalah makanannya dan camilan yang terkenal enak dan varian yang beragam. Mejanya sendiri cukup besar sama seperti meja lipat yang ada di LCC lainnya seperti Citilink.

Biasanya di meja lipat ini ada iklannya tetapi disini belum terpasang iklannya.

Meja lipat.

Eh ada stiker iklan wi-fi Rokki yang tersedia disini, untuk ulasan mengenai konten fasilitas ini akan saya bahas dibawah ya guys pastikan scroll terus kebawah ya!

Stiker free wi-fi.

Yang terakhir pastinya juga ada kantung kursi yang isinya memuat majalah dalam 2 bahasa dan kartu keselamatan yang pasti dan wajib ada di pesawat. Konten dari kantung kursi ini akan saya beritahu nanti setelah pesawat berada diatas ya teman-teman. πŸ™‚

Kantung kursi.

Legroom atau ruang kaki di tempat duduk Hot Seat ini? Ini dia guys silahkan bisa dibayangkan ya guys hehe tinggi saya sekitar 170an akhir menuju 180 dan menurut saya tempat duduk ini untuk sekelas LCC cukup lega dan nyaman.

Legroom.

Di titik setelah saya selesai mengulas fitur tempat duduk ini, ternyata sudah tidak ada antrian untuk masuk pesawat lagi. Cepat banget ya guys ternyata hanya dalam beberapa menit proses boarding sudah hampir selesai dan bagasi juga sudah diangkut. Keren banget deh turn time 30 menit nya tercapai! πŸ˜€

Sudah sepi.

Oh iya ini dia view luar yang akan saya nikmati dan menjadi salah satu hiburan saya selama kurang lebih 1 jam kedepan. Seperti biasa, kalau bisa duduk didepan pesawat, kenapa engga? Hehehe.

Karena selain bisa keluar masuk pesawat lebih cepat, suara yang dihasilkan mesin tidak begitu berisik saat diatas nanti jika dibandingkan dengan tempat duduk yang berada di bagian belakang pesawat.

View luar.

Dalam seketika, terminal B Adi Sucipto Yogyakarta berubah menjadi KLIA 2 yang dikuasai grup AirAsia hehe. Disebelah saya ada pesawat Airbus A320 AirAsia milik Malaysia, sepertinya habis melayani penerbangan dari Kuala Lumpur.

Dibelakangnya ada lagi pesawat Airbus A320 AirAsia Indonesia yang entah baru datang dari mana.

AirAsia kingdom.

Dan benar saja, ga lama setelah semua penumpang masuk, pesawat sudah siap dan tangga sudah dilepas. Dalam beberapa saat lagi kita meluncur ke Jakarta guys! πŸ˜€

Tangga dilepas.

Nahhh akhirnya kita mundur dari tempat parkir dan menyalakan kedua mesinnya!

Saat ini awak kabin memulai safety demo tentang fitur-fitur keselamatan yang ada di pesawat ini, mulai dari sabuk pengaman, pelampung, masker oksigen dan beberapa hal lainnya. Seperti tipikal LCC yang tidak mempunyai AVOD sebagai media untuk menayangkan video keselamatan.

Mundur!

Pesawat menghadap ke arah barat karena runway yang digunakan pada saat itu berada di barat bandara ini. Untuk urutan lepas landas pesawat ini berada di urutan kedua.

Suara mesin CFM56 mulai hidup, asli kangen juga dengar suara mesin ini walaupun cukup banyak yang menggunakan mesin jenis ini, apalagi saya kali ini duduk didepan hehe.

Selesai pushback!

Setelah menunggu kurang lebih 1 pesawat naik dan 1 pesawat mendarat, saatnya masuk ke landasan dan bersiap menuju Jakarta yeyyy! Di bandara ini, pesawat harus jalan sampai ujung dan kemudian berputar 180 derajat di ujung landasan untuk lepas landas.

Di belakang sana terlihat ada pesawat Garuda Indonesia, Lion Air dan Wings Air.

Masuk!

Dan hanya dalam 3 menit, pesawat telah tiba di ujung landasan dan berputar 180 derajat ke arah sebaliknya. Runway yang digunakan kali ini adalah runway 09 di bagian barat Bandara Adi Sucipto.

Saatnya tancap gas menuju Jakarta teman-teman! πŸ˜€

Berputar.

Ngeeeeeeeng, mesin pesawat mulai menderu dan pesawat mulai meluncur untuk lepas landas dari Adi Sucipto! πŸ˜€

Beberapa saat setelah itu akhirnya pesawat ini telah lepas landas dan meninggalkan Yogyakarta. Terima kasih Yogyakarta telah menerima saya! Sampai jumpa lagi di waktu yang akan datang! πŸ™‚

Takeoff!

Dibawah sana terlihat jalur kereta yang biasa saya lewati setiap pulang kampung atau hanya bermain-main saja di Yogyakarta hehe. Bahkan kalau dihitung hampir setiap bulan saya pergi ke kota ini hanya untuk sekedar jalan-jalan dan kulineran. Makanan favorit saya tentu saja Nasi Gudeg hehehe.

Pesawat ini kemudian berbelok ke kiri dan mengarah langsung ke Jakarta.

Rel kereta.

Nah disana terlihat Bandara Adi Sucipto tempat saya lepas landas tadi, jarak bandara dengan kota tidak terlalu jauh seperti foto dibawah yang memperlihatkan daerah yang padat penduduk sangat dekat dengan bandara.

Saya ingin memfoto tengah Kota Yogyakarta dari atas sini, tetapi semakin ke tengah semakin tertutup kabut dan pesawat semakin meninggi hehe jadi gambarnya tidak begitu jelas maaf ya teman-teman. 😦

Yogyakarta.

Akhirnya setelah beberapa menit mengudara diatas Kota Yogyakarta, lampu tanda kenakan sabuk pengaman dimatikan dan penumpang sudah bisa leluasa pergi ke toilet atau jalan-jalan di kabin pesawat. Karena saya duduk di jendela dan ruang kaki nya ga lega-lega banget, jadinya agak ga enak gitu kalau mau ke toilet karena harus melangkahi 2 orang disamping saya.

Dimatikan!

Pesawat semakin tinngi dan tinggi melewati pusat kota Yogyakarta dibawah, sayang tidak terlihat dengan jelas karena dihalangi oleh kabut yang sedikit tebal.

Sampai jumpa lagi Daerah Istimewa Yogyakarta! πŸ˜€

DIY dari atas.

Oh iya seperti yang saya bilang tadi, karena pesawat sudah berada di ketinggian 10.000 kaki diatas permukaan laut dan sudah diannounce oleh awak kabin, fitur wi-fi dalam pesawat ini sudah bisa digunakan yeyyy! πŸ˜€

Cara menyambungkan smartphone ke wi-fi ini cukup mudah, pertama pastikan mode pesawat atau flight mode sudah menyala, lalu hidupkan wi-fi dan langsung koneksikan deh!

Dan begini tampilan pertama setelah masuk kedalam wi-fi AirAsia, pastinya memilih bahasa terlebih dahulu dan koneksinya sendiri saya bilang cukup cepat dan cukup mudah.

Pilih bahasa.

Setelah memilih bahasa apa yang akan digunakan sebagai bahasa utama pada fitur ini, akhirnya masuk juga ke halaman utama dari wi-fi ini hehe.

Didalamnya bahkan bisa tahu saat ini kita terbang dari mana ke mana dan nonor penerbangan pesawat ini. Kadang-kadang kan agak ga sama dengan nomor penerbangan seperti yang saya alami sebelumnya dalam penerbangan Garuda Indonesia di AVOD nya.

Tujuan Jakarta.

Hal yang paling utama di fitur ini adalah kita sebagai pengguna bisa membeli fitur tambahan seperti koneksi internet yang di backup oleh Indosat Ooreedoo. Tahu sendiri kan internet dari Indosat Ooreedoo yang cukup cepat itu, sekarang para pembaca bisa menikmati nya didalam pesawat.

Disini tersedia 2 paket yang bisa dibeli, kalau saya sih cukup dengan paket chat karena sudah bisa digunakan untuk membuka aplikasi chatting yang biasa digunakan seperti Whatsapp dan LINE. Harganya sendiri 30.000 rupiah untuk 5MB data, kalau menurut saya sih masih cukup mahal harganya, tapi kembali ke masing-masing juga.

Yang kedua ada paket internet yang ukuran data nya lebih besar lagi, dibagi menjadi 2 yaitu 15MB yang dibanderol dengan harga 60.000 dan 50MB yang paling mahal harganya dan yang paling besar 165.000 rupiah. Sekilas lebih mending yang 60.000 sekalian ya karena lebih banyak ukuran data nya.

Paket Internet.

Nah sekarang kembali ke fitur gratis yang ada di dalam wi-fi ini, ternyata ga selamanya bayar karena kita juga bisa menikmati konten-konten pilihan gratis yang melimpah juga hehe.

Dibawah ini saya berikan foto tampilan fiitur gratis dalam penerbangan ini, ada Video yang berisi film-film terbaru dan bagus, berita yang terhubung dengan berbagai situs berita yang kredibel dan panduan trip perjalanan anda.

Fitur.

Eitssss ternyata masih ada juga dibawahnya lagi, ada Games yang berisi permainan-permainan kecil dan yang terakhir adalah musik yang didominasi oleh band-band Asia Tenggara.

Fitur.

Untuk penjelasan lebih dalamnya apa saja yang ada didalam menu itu akan dilanjutkan nanti ya teman-teman! Karena makanan saya yang dipesan saat pembelian tiket penerbangan ini (Prebook meal) sudah datang! πŸ˜€

Jadi ceritanya pesanan yang disajikan salah tempat hehe, harusnya untuk penumpang lain tetapi malah dikasih ke saya, soalnya saya lupa waktu booking tiket pilih apa jadinya saya terima saja apa yang disajikan u=oleh kru kabin. Untung saja belum saya buka makanannya karena masih sibuk foto-foto hehehe.

Oh iya, setiap pembelian prebook meal mendapatkan segelas air mineral yang bisa diganti juga dengan segelas kopi yang bisa langsung dipesan di situs penjualan tiket AirAsia.

Air mineral.

Akhirnya datang juga pesanan saya yang benar, Nasi Lemak Pak Nasser yang terkenal itu!

Jujur guys, makanan AirAsia menurut saya adalah salah satu makanan yang paling enak yang pernah saya naiki, sebelumnya saya sudah pernah menggunakan Jetstar dan Citilink sebagai LCC yang pernah saya pesan makanannya, dan pastinya makanan AirAsia itu juaraaaa banget dari segi rasa dan porsi! πŸ˜€

Nasi Lemak.

Setelah dibuka, ini dia tampilan makanan saya kali ini!

Seperti yang sudah tertulis di ingredients nya, isinya ada rendang ayam, sambal, ikan teri dan setengah butir telur yang mengenyangkan, enak deh pokoknya naik AirAsia guys! Selamat makan teman-teman!

Nasi Lemak Pak Nasser.

Saat saya makan hingga selesai makan siang, pesawat masih berada di fase cruising atau terbang di ketinggian jelajahnya.

Cukup cantik bukan pemandangan siang ini?

Cruising.

Setelah selesai makan dan sudah di clear up oleh awak kabin, kita lanjutkan yuk ulasan mengenai pesawat ini dengan mengubek-ubek kantung kursi tempat duduk saya! πŸ˜€

Seperti biasa, yang pertama dan yang paling utama adalah kartu petunjuk keselamatan atau safety card! Berikut saya berikan foto bagian depan dan bagian belakang kartu keselamatan dari Airbus A320-200 AirAsia.

Bagian depan.
Bagian belakang.

Yang kedua ada iklan promo makanan AirAsia yang enak-enak hehe, silahkan dibaca ya guys hehe soalnya saya sudah beli Nasi Lemak tadi hehe. Harganya juga cukup murah kan guys hanya dengan 40.000 rupiah saja sudah dapat makanan dan minuman.

Promo makanan.

Ketiga, ada majalah yang berisi tentang koleksi barang-barang belanja yang bisa didapatkan pada penerbangan AirAsia. Isinya buanyakkkk banget apalagi koleksi merchandise eksklusif AirAsia yang cocok banget buat para avgeek seperti saya.

AirAsia Collection.

Nah ternyata buku yang tadi itu bolak-balik guys, di bagian belakangnya adalah buku menu Santan yang berisi menu-menu makanan AirAsia yang saya jamin enak enak. Untuk perjalanan ini seperti yang sudah saya ulas diatas saya memilih Nasi Lemak. Untuk menu lainnya tersedia di dalam buku ini atau bisa dicek dengan mudah disini.

Santan Inflight meal.

Harga makanan Nasi Lemak tadi bisa didapatkan dengan harga 55.000 Rupiah, jika membeli via website AirAsia mungkin harganya bisa lebih murah dan ditambah dengan segelas air mineral.

Pak Nasser’s Nasi Lemak.

Selanjutnya ada majalah Travel360 yang sama seperti majalah pesawat pada umumnya, isinya cukup bagus karena mempromosikan destinasi-destinasi yang dilayani oleh maskapai ini. Bahasa yang digunakan disini adalah bahasa inggris.

Travel360 magazine.

Dan ini adalah majalah Travel360 versi AirAsia Indonesia yang menggunakan bahasa Indonesia. Isinya sangat menarik kok guys tidak kalah dengan Travel360 versi bahasa inggrisnya hehehe.

Jadi menurut saya entertainment dari AirAsia ini cukup keren walaupun ini sebuah LCC yang tidak menyediakan banyak pilihan hiburan. Tetapi dilihat dari majalah saja dan lainnya, ini menandakan bahwa mereka serius di pasar ini dan tetap menyediakan hiburan bagi para penumpangnya.

Travel 360 versi bahasa Indonesia.

Yang terakhir ada airsickness bag yang biasa ditemukan di maskapai manapun.

Airsickness bag.

Oke guys sekarang balik lagi ke fitur wi-fi yang tadi sempat tertunda karena keburu mengulas makanan dan isi dari kantung kursi yang ada didepan saya, sekarang kita lanjut lagi ya guys!

Di bagian video sendiri ada beberapa section seperti movies dan kids yang berisi film anak-anak. Pada saat saya terbang sekarang di bagian film anak-anak tersedia film pokΓ©mon kesukaan saya.

Movies.

Selanjutnya kita tiba di section berita atau news. Berita di sini cukup update karena sering di perbarui hampir setiap jam atau setiap pedawat ini mendarat. Isinya juga menarik karena menggunakan berita-berita dari The Sun.

News.

Pada panduan trip terdapat beberapa tips saat melakukan perjalanan di beberapa kota, menurut saya masih kurang lengkap tetapi sudah cukup lengkap jika ingin berkunjung ke kota-kota besar di Asia Tenggara bahkan ke China dan rute-rute ke kota besar yang dilayani AirAsia.

Panduan perjalanan.

Di bagian games hanya tersedia beberapa permainan. Menurut saya sudah cukup kok untuk menghilangkan bosan hehehe.

Games.

Dan yang terakhir ada musik yang tidak sempat saya buka-buka hehe karena lebih memilih musik yang ada di playlist Spotify saya. πŸ˜€

Musik.

Saat ini pesawat masih ada pada fase cruising dan dalam beberapa saat lagi pesawat ini akan segera turun dari ketinggian jelajahnya menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Cruising.

Kini saatnya bersantai sejenak sambil menikmati sisa perjalanan yang cukup menyenangkan di LCC favorit saya ini.

Walaupun hampir mentok, tapi sebanding dengan biaya yang dikeluarkan untuk terbang dengan maskapai ini, Good job AirAsia!

Menikmati.

Pesawat sudah turun dari ketinggian jelajah nya sekitar 28.000 kaki diatas permukaan laut dan perlahan mulai mendekati Soekarno-Hatta.

Turun.

Nah saat ini pesawat sudah turun kurang dari 10.000 kaki diatas permukaan laut. Tandanya lampu kenakan sabuk pengaman sudah kembali menyala dan kabin sudah harus dipersiapkan untuk mendarat.

Seperti biasa pastikan kenakan sabuk pengaman, tegakkan sandaran kursi, lipat meja serta membuka penutup jendela bagi para pembaca yang duduk di samping jendela ya guys! πŸ˜‰

Turun.

Dibawah sana terlihat jalan tol yang mengarah ke Bandara Soekarno-Hatta dan Pantai Indah Kapuk. Termasuk ruas tol yang sering saya lewati juga hehe.

Jalan tol.

Pesawat semakin turun dan turun, kurang dari 15 detik lagi pesawat ini akan mendarat di Soekarno-Hatta.

Sebentar lagi!

Jlessssssss, pesawat ini mendarat sempurna dan mulus banget khas pesawat Airbus. Selamat datang di Soekarno-Hatta para pembaca! Terima kasih telah berkenan mengikuti perjalanan saya sampai pesawat ini mendarat! πŸ˜€

Mendarat!

Menuju tempat parkir pesawat ini, eh ketemu dengan pesawat Garuda Indonesia 777-300ER yang di cat dengan logo Garuda yang lama. Menurut saya ini keren banget!

Garuda retro Livery.

Dan pada akhirnya pesawat ini berhenti dengan sempurna di salah satu stand terminal 2F Soekarno-Hatta. Terima kasih AirAsia Indonesia atas penerbangan yang sangat menyenangkan ini! πŸ˜€

Berhenti!

Terima kasih teman-teman sudah berkenan membaca flight review saya ini!


Kini tiba di bagin akhir dari ulasan saya ini! Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih bagi AirAsia dan seluruh kru yang bertugas pada penerbangan ini.

Terima kasih juga atas penerbangan yang aman dan nyaman, menurut saya makanan di AirAsia ini tidak pernah mengecewakan dan selalu enak dan banyak pilihan menu nya. Untuk masalah porsi saya rasa cukup dan harga yang ditawarkan juga sebanding dengan makanan yang didapatkan. Selalu puas deh terbang bersama AirAsia apalagi Premium Flex nya yang memberikan tag prioritas pada bagasi dan berbagai kelebihan lainnya.

Terima kasih AirAsia sekali lagi, saya sangat menantikan untuk terbang kembali bersama di perjalanan berikutnya! BIG THANKS!

Sampai jumpa pada ulasan saya selanjutnya guys! Terima kasih! πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: