Flight Review

[FLIGHT REVIEW] Batik Air Business Class ID6507 Lombok Praya to Jakarta

Terbang bersama Batik Air dari Lombok ke Jakarta

Haloooo!

Selamat datang lagi di blog saya tercinta Firstmareza.com! 😀

Terima kasih saya ucapkan karena telah berkenan kembali untuk datang dan membaca tulisan-tulisan saya tentang perjalanan-perjalanan saya menjelajah langit dan menjelajah rel yang ada di Indonesia hehe.

Bagi yang baru tahu ada blog ini saya ucapkan selamat datang juga, semoga betah berlama-lama disini, dan jangan lupa untuk membaca tulisan saya sebelum-sebelumnya yapp! Dan nantikan post-post terbaru saya yang semoga bisa konsisten dipost setiap hari Sabtu.

By the way apa kabar nihh? Semoga selalu sehat ya dimanapun para pembaca berada!

Seperti yang para pembaca tahu, seminggu yang lalu saya sudah menulis review tentang perjalanan saya dengan Batik Air dari Jakarta ke Lombok di kelas ekonomi. Lagi, bagi yang belum baca bisa dibaca terlebih dahulu disini. Tapi ga wajib kok, karena perjalanan ini tidak bersambung dari perjalanan saya ke Lombok sebelumnya.

Nahh pada perjalanan pulang saya dari Lombok, saya akan kembali lagi menggunakan jasa maskapai milik Lion Group yang sama seperti waktu saya berangkat ke Lombok, Batik Air!

Jadi mohon maaf banget ya guys kalau review kali ini kurang menarik karena menggunakan maskapai yang sama. tetapiii pastinya ada yang beda! Kali ini saya akan berada di kelas bisnis! Ini merupakan kali kedua saya mencicipi kelas bisnis.

Penerbangan pertama saya dengan kelas bisnis Batik Air yaitu waktu saya pulang dari Yogyakarta menuju Jakarta pada tahun 2017 awal kayaknya, itu waktu saya masih aktif di Youtube dan belum memulai blog ini. Jadi untuk reviewnya bisa dilihat di channel Youtube saya Firstmareza Ilhami.

Walaupun sama-sama kelas bisnis, tapi yang membuat saya sedikit excited dengan perjalanan ini adalah waktu perjalanannya yang diatas 1 jam. Karena diatas 1 jam jadi saya bakal mendapat hot meal dari Batik Air, jadi penasaran kan sama makanan yang ada di kelas bisnis Batik Air? Hehehe. Let’s find out!

Selain makanan yang disajikan, saya juga ingin mereview tempat duduk Batik Air, kira-kira bisa gak ya sebanding atau mengalahkan kompetitornya?

Penasaran kaaaan? Yuk langsung aja! Pertama saya akan memberikan data-data singkat mengenai penerbangan ini.

Batik Air ID6507
Lombok Praya (LOP)-Jakarta (CGK)
Kamis, 28 Juni 2018
Durasi: 02h20m
Pesawat: Airbus A320-200
Seat: 3A

Konfigurasi tempat duduk Batik Air yaitu 12 tempat duduk kelas bisnis dan 144 tempat duduk kelas ekonomi.

Langsung aja yak kita masuk! Setelah proses security check yang memakan waktu sedikit lama, saya akhirnya berada di airside dan menunggu di kedai kopi terkenal selama beberapa menit sebelum pesawat saya berangkat.

Suasana di airside terminal Bandara Lombok ini cukup bagus walau ga terlalu besar-besar banget, cukup deh untuk traffic penumpang Lombok saat ini.

Kini setelah selesai minum-minum kopi, penerbangan saya menuju Jakarta sudah dipersilahkan untuk boarding, kini saatnya jalan ke pintu keberangkatan!

IMG_1773
Airside.

Gate keberangkatan Batik Air saya rupanya ada di bagian terpisah dari gate-gate lainnya.

IMG_1775
Menuju gate 5.

Ternyata gate 5 berada 1 lantai diatas. Berada 1 lantai dengan lounge yang ada di LOP.

IMG_1776
Naik.

Kemudian setelah verifikasi boarding pass, saya harus turun menuju ke garbarata tempat pesawat yang akan saya naiki.

IMG_1778
Turun.

Nah itu dia! Pesawat yang dioperasikan kali ini adalah Airbus A320 bukan Boeing 737. Registrasi pesawat yang saya naiki kali ini adalah PK-LUP, ketebak kan apa yang terjadi nanti? Hehehe.

Halo PK-LUP! Ini adalah PK-LU* keempat yang saya naiki, dan berturut-turut selalu dapat LU series, duh jadi kangen banget ngerasain yang namanya AVOD Batik Air.

IMG_1779
PK-LUP.

Terima kasih telah menerima saya walaupun hanya sebentar, Lombok! 🙂 🙂

IMG_1780
Terima kasih!

Kini saatnya masuk ke pesawat! Saat belok kanan pandangan saya langsung tertuju ke tempat duduk yang telah saya pilih untuk penerbangan 2 jam kedepan.

Tempat duduk yang saya pilih ini berada di pojok belakang kabin sebelah kiri, saya sengaja pilih karena bisa lebih private tanpa ada penumpang yang lalu lalang, ini berguna juga untuk penerbangan saya beberapa minggu kedepan saat saya pergi ke pulau tetangga Lombok. Penasaran? Tunggu yaaa. 😀

Kabin kelas bisnis Batik Air diisi oleh 12 tempat duduk, dalam konfigurasi 2-2. Standar seperti pesawat berbadan sempit lainnya seperti Boeing 737.

IMG_1781
Kelas bisnis Batik Air.

Nah, ini dia penampakan tempat duduk saya, 3A yang keadaannya masih bagus dan rapih.

IMG_1782
3A.

Legroom? Tampaknya lega, nanti akan saya bahas lebih lanjut dibawah.

IMG_1783
Legroom.

View yang saya dapatkan saat duduk di 3A cukup bagus, saya berada di bagian depan mesin sehingga suara mesin tidak terlalu berisik saat terbang nanti.

Berikut view yang saya dapat dari 3A, saat ini saya berada di bandara Lion Group. Hehehe karena semuanya yang ada di sini adalah maskapai dari Lion Group, kapan lagi ya bisa dapet momen ini?

IMG_1784
View.

Beberapa saat setelah duduk, saya langsung diberikan hot towel sebagai servis pembuka di penerbangan ini.

IMG_1786
Hot towel.

Lalu saya ditawari berbagai minuman pembuka, pilihannya antara lain jus jambu atau air mineral. Tentu saja pilihan saya jatuh ke jus jambu. 😀

Minuman disajikan cukup cepat, hanya beberapa saat setelah saya request, minuman langsung diantar. Terima kasih Batik Air! 🙂

IMG_1789
Jus jambu.

Dan sekarang, yuk kita review kursi kelas bisnis Batik Air!

Tempat duduk Batik Air ini saya rasa cukup nyaman, kursi yang dibalut dengan kulit berwarna coklat muda ini lumayan empuk dan tinggi. Walau lebih tipis dari maskapai sebelah, tetapi masih cukup nyaman.

Seperti yang saya bilang tadi, berada didalam PK-LU* berarti akan menemukan AVOD yang seperti ini. Alias tidak ada AVOD nya. 😀 😀

Tapi gapapa, semoga ga bete banget walaupun gaada AVOD nya seperti penerbangan saya sebelumnya.

IMG_1790
No AVOD.

Biasanya dibawah AVOD ada meja untuk makan, tapi engga kalau yang ini. Hehehe maklum biasa naik ekonomi. 🙂

IMG_1791
Bagian bawah.

Isi majalah banyak juga yaaa, tapi nanti akan kita buka satu-satu.

IMG_1792
Tebal.

Untuk legroom? Wah, saya rasa cukup baik, tapi dibanding maskapai sebelah tampaknya masih luasan sebelah dibanding kelas bisnis di Batik Air ini.

IMG_1793
Legroom.

Kalo diukir pakai tangan ternyata masih ga nyampe hehehe.

IMG_1794
Legroom.

Balik lagi keluar, pesawat Lion Air Boeing 737-900ER yang edisi pesawat ke 60 mulai mundur dan berangkat menuju tujuannya.

IMG_1795
Babay!

Setelah itu muncul si ATR 72 milik Garuda Indonesia yang baru datang setelah penerbangan singkatnya, sepertinya dari Denpasar deh kalo ga salah ingat.

Akhirnya sudah bukan bandara milik Lion Group lagi.

IMG_1797
Garuda ATR 72.

Sebelum ATR itu parkir pesawat ini sudah mundur dan bersiap menyalakan kedua mesinnya.

IMG_1799
Munduur!

Sedikit demi sedikit meninggalkan Bandara Lombok.

Akhirnya pesawat diperbolehkan jalan menuju runway yang aktif, entah runway berapa karena belum familiar dengan bandara ini hehehe.

IMG_1801
Taxi.

Pesawat belok ke kanan dan ternyata berhenti menunggu pesawat Lion Air yang tadi belum sempat lepas landas.

IMG_1805
Belok kanan.

Nah itu dia pesawatnya, babayyy! Semoga selamat sampai tujuan! 🙂

IMG_1808
Bye!

Sesaat setelah Lion Air naik, akhirnya pesawat saya diperbolehkan masuk ke landasan dan memutar diujung.

IMG_1810
Masuk runway.

Sepertinya angin cukup kencang di sore hari ini, dibuktikan dengan windsock yang hampir semuanya naik.

IMG_1812
Windsock.

Akhirnya setelah berjalan cukup jauh, pesawat telah berada di ujung landasan dan berputar arah 180 derajat.

IMG_1815
Berputaar!

Meluncuuuuur!

Seperti biasa pesawat ini memiliki suara mesin yang khas, jadi kalau duduk didepan mesin pasti kedengeran bunyi wuuuung atau biasa disebut dengan buzzsaw.

Oiya mesin yang digunakan oleh Airbus A320 ini juga digunakan oleh Boeing 737NG seperti milik Lion Air dan Garuda Indonesia.

Balik lagi, Sampai jumpa lagi Lombok!

IMG_1819
Bye Lombok!

Masih luruuus, terlihat pesawat saat ini sudah berada diatas awan.

IMG_1821
Lurus.

Setelah cukup tinggi, baru pesawat berputar cukup lama untuk meluruskan nose pesawat dengan Jakarta.

Belok kanaaaan!

IMG_1825
Belok.

Ga lama setelah itu, tanda kenakan sabuk pengaman dimatikan dan bisa leluasa jalan-jalan di kabin.

Terlihat beberapa penumpang pindah ke baris kursi yang masih kosong.

IMG_1829
Bebas.

Pemandangan sore ini bisa saya bilanh cukup eksotis, awan dibawah terlihat seperti kapas. Keren banget deh! 😊

IMG_1831
Keren!

Oke sambil menunggu makanan dihidangkan, mari kita lihat-lihat fasilitas apa saja yang didapatkan saat terbang dengan kelas bisnis Batik Air.

Yang pertama pastinya kita mendapat bantal dengan ukuran yang cukup besar dan empuk. Begini tampilannya.

IMG_1833
Bantal Batik Air.

Oke nanti kita lanjut lagi yaa, karena saya mendapat pemandangan yang sangat langka.

Foto ini saya ambil saat Gunung Agung sedang erupsi, jadi kebetulan pesawat ini melewati jalur yang berada didekat Gunung Agung ini.

IMG_1847
Gunung Agung.

Di titik ini kru kabin mulai bersiap untuk mnghidangkan makanan, saya memilih Sate dengan Kentang. Gimana rasa makanannya? Yuk ikuti terus hehehe.

IMG_1852
Persiapan.

Nahhh, pesawat semakin mendekati Gunung Agung dan terlihat pemandangan yang sangat sulit untuk tidak diabadikan ini.

Ketinggian abu vulkanik Gunung Agung pada saat itu cukup tinggi dan hampir sejajar dengan ketinggian pesawat saya. Kira-kira ketinggian pesawat ini sekitar belasan ribu kaki diatas permukaan laut.

IMG_1860
Gunung Agung.

Setelah menghabiskan shutter count di kamera saya untuk memfoto Gunung Agung, kini saya kembali ke dalam pesawat dan makanan ini sudah berada didepan saya.

Sebelumnya saya tidak berekspektasi tinggi dengan makanan kelas bisnis Batik, mengingat beberapa saat yang lalu Batik sering memotong-motong servis didalam.

Tapi setelah melihat, tampaknya makanan kelas bisnis Batik Air masih cukup oke! 😀 Ada 2 pilihan makanan dan tray cukup penuh.

Makanan kelas bisnis Batik Air.

Berikut tampilan lebih dekat dari main course, Steak ayam yang tampaknya dibumbui dengan bumbu sate.

Steak ayam.

Sebagai pelengkap, hadir juga buah pisang.

Pisang.

Masih ada tambahan lainnya nih guys, disini juga ada kue mocca yang juga nikmat, tapi sayangnya tidak saya habiskan karena terlalu kenyang hehehe. Di bandara tadi juga sudah menikmati muffin dari Coffee bean.

Kue mocca.

Minumannya tersedia air mineral, kalau mau nambah minuman lain juga bisa kok seperti teh atau kopi.

Air mineral.

Setelah semuanya difoto, saatnya menikmati makanan ini! 😀

Makan sore kali ini saya ditemani dengan pemandangan yang sangat indah.

Bagus banget!

Dibawah situ ada gugusan gunung-gunung, tampaknya kita sudah memasuki Pulau Jawa.

Gunung.

Skiiiiip, setelah makanan berhasil saya habiskan dan kekenyangan, saya memutuskan untuk jalan-jalan singkat ke lavatory dari kelas bisnis Batik Air ini.

Waktu masuk, sepertinya tidak ada perbedaan yang mencolok dari lavatory kelas ekonomi dengan kelas bisnis ini.

IMG_1912
Lavatory.

Tapi dengan sentuhan bunga ini, jadi terasa fresh dan bersih.

IMG_1913
Bunga.

Sayangnya di kelas bisnis ini tidak ada amenities tambahan seperti lotion atau parfum.

IMG_1914
Wash basin.

Oke setelah mereview lavatory pesawat ini, saatnya kembali ke tempat duduk dan menikmati sisa perjalanan ini.

Oh iya bagi yang ingin tahu sudut recline kelas bisnis Batik Air, berikut saya berikan fotonya, nah tinggal kalian nih yang bisa mengira-ngira enak atau enggaknya hehe.

IMG_1916
Recline.

Tadi kan saya sudah janji bakal ngubek-ubek isi dari kantung kursi, ini diaaa saatnya kita ubek-ubek!

Isinya banyak banget! Ada beberapa majalah selain majalah Batik Air sendiri.

IMG_1917
Total isi kantung kursi.

Yang pertama seperti yang biasa ada di pesawat Lion Group, ada kartu yang berisi doa-doa perjalanan.

IMG_1918
Invocation card.

Airsickness bag juga diberi logo Lion Group.

IMG_1919
Airsickness bag.

Bagian yang juga penting, kartu keselamatan! Nah kali ini ada 2 pcs kartu di tempat duduk saya, sayang sudah punya kartu ini sebelumnya hehehe.

IMG_1920
Airbus A320.

Untuk majalah tersedia Elle dan Forbes.

IMG_1921
Majalah Elle.
IMG_1926
Majalah Forbes.

Dan tentunya majalah Batik Air sendiri hehe. Jadi total ada 3 majalah yang tersedia, good job Lion Group! 😀

IMG_1927
Majalah Batik.

Isi kantung kursi sudah selesai saya ulas, kini saatnya berpindah untuk mengulas fasilitas tempat duduk!

Untuk meja lipat modelnya memanjang dan tidak bisa dilipat menjadi lebih kecil seperti Garuda Indonesia, tetapi meja ini lebih panjang.

IMG_1928
Meja.

Dan saat memasukkan ke sandaran tangan juga tidak bisa dilipat, jadi sedikit repot kalau mau bolak-balik masukin ke sini.

IMG_1929
Meja lipat.

Ditengah juga ada meja kecil untuk menaruh minuman atau gelas. Cara membukanya cukup mudah, tinggal ditekan.

IMG_1930
Cocktail table.

Nah diatasnya juga ada tempat datar kecil, mungkin untuk menaruh sesuatu yang lebih besar.

IMG_1931
Tempat kecil.

Untuk merecline tempat duduk seperti tadi, sama seperti kelas ekonomi caranya adalah menekan tombol ini.

IMG_1932
Tombol recline.

Nah yang beda, pelampung berada di bagian tengah diantara kursi kelas bisnis ini. Kelas ekonomi biasanya ada dibawah tempat duduk.

IMG_1933
Letak pelampung.

Sandaran kepala atau headrest sangat-sangat lebar, dan bisa diatur sesuai yang saya mau.

IMG_1935
Sandaran kepala.

Selesaaaaai! Kini saatnya santai sejenak sambil menunggu pesawat ini turun dari ketinggian jelajah dan bersiap mendarat di Bandara Soekarno-Hatta.

Untuk bersantai, saya menggunakan headphone Bose QC35 saya yang sangat mudah untuk dibawa kemana-mana karena case nya yang sangat oke, dan kualitas ga usah ditanya lagi hehe. Mantap! 😀

IMG_1940
Santai.

Pada titik ini kru kokpit memulai announcement yang berisi cuaca dan update terbaru mengenai kondisi bandara tujuan.

IMG_1949
Bersiap turun.

Setelah beberapa lagu saya putar, tak terasa saat ini pesawat sudah berada jauh dibawah titik saya tadi terakhir foto.

IMG_1968
Sudah turun.

Dan ga lama kemudian tanda kenakan sabuk pengaman mulai dinyalakan dan kru kabin memulai persiapan untuk mendarat.

IMG_1969
Menyala.

Terasa cepat banget karena pesawat ini mendarat di landasan 25 sebelah kiri, jadinya langsung lurus aja ga belok-belok terlebih dahulu.

Flaps sudah turun dan saatnya mendaraaat!

IMG_1981
Bersiap.

Semakin dekaaaat! 😀

IMG_1992
Dekat.

Jlessss, Akhirnya mendarat! Selamat datang di Soekarno-Hatta! 🙂

IMG_1994
Mendarat.

Nah seperti yang saya bilang tadi, karena mendarat di 25L, jadinya langsung aja lurus ke terminal 1C.

3 Menit kemudian pesawat sudah belok menuju tempat parkirnya.

IMG_1999
Belok.

Berhenti! Pesawat ini berhenti tepat di tempat pesawat saya waktu berangkat menuju Lombok.

IMG_2005
Berhenti.

Karena turun menggunakan tangga, tak lupa ada foto wajib! Hehehehe.

IMG_2011
Foto wajib.

Selamat tinggal dan sampai jumpa! Terima kasih telah membawa saya kembali ke Jakarta dengan aman! 🙂

IMG_2016
Babayyy!

Akhirnya kembali menginjakkan kaki dengan selamat di terminal 1C Soekarno-Hatta.

IMG_2018
Sampai!

Selesai juga guys reviewnya! Yay!


Terima kasih telah sempat membaca flight review saya ini! Saya mohon maaf banget karena terlambat publish selama 3 minggu, dan semoga minggu depan sudah mulai normal lagi 1 minggu 1 post.

Seperti biasa review saya terhadap kelas bisnis Batik Air cukup bagus, ”Seperti biasa” nya itu karena masih tidak tersedia AVOD yang berada di setiap kursi nya, jadi itulah kenapa saya nilai cukup bagus.

Yang menurut saya wah banget itu makanan yang disajikan, tadi diatas saya sudah berekspektasi cukup rendah karena kelas ekonomi yang di-cut sini situ. Tapi saat disajikan makanannya saya jadi senang bangettt karena kualitas yang cukup baik.

Yup, segini aja review saya dan sampai jumpa di review saya yang akan datang! Oiya selamat ulang tahun blog saya ini ke-1! 😀 😀

Instagram @Firstmarezacom

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: