Train Review

[TRAIN REVIEW] Argo Lawu KA7 Kelas Eksekutif Solo Balapan to Yogyakarta

Naik Argo Lawu dari Solo Balapan ke Yogyakarta

Hai hai!

Saya datang kembali membawa review terbaru saya! Ga sesuai nama ya? Tapi gapapa deh karena yang penting masih berhubungan sama jalan-jalan saya. šŸ˜€

Trip jalan-jalan kali ini saya rencanakan H-6 Jam sebelum keberangkatan saya, cepet banget ya gaes.

Perjalanan dari Solo ke Yogya ini saya lakukan karena ingin jalan-jalan sekalian silaturahmi dengan teman saya, ga pake lama akhirnya langsung cussss deh setelah tahu kalau taman saya bisa menemani saya selama di Yogya.

Saya berangkat agak santai kira-kira tepat 2 jam sebelum keberangkatan kereta ini. karena telah melihat di seat map, kereta ini ga penuh, bahkan bisa dibilang sepi.

Tapi saat saya sampai di Stasiun Solo Balapan, ternyata disana penuuuuh banget oleh calon penumpang kereta, sampai-sampai calon pembeli tampak mengular di loket pembelian tiket keretanya. huhuhu bakal ga kebagian nih. šŸ˜¦

Setelah dilihat-lihat lebih dalam, ternyata antrian yang mengular itu adalah antrian khusus KA Lokal Prambanan Ekspress atau biasa disingkat Prameks. Dan antrian khusus KAJJ (Kereta Api Jarak Jauh) sangat sepi, hanya ada 3 orang didepan. Yey!

Langsung aja saya beli tiket ini. Kemudian langsung memesan kursi yang berada di samping Jendela dan berada di gerbong Eksekutif 9, karena saat tadi pagi cek seat map gerbong ini merupakan gerbong yang paling kosong diantara gerbong eksekutif lain.

30 menit sebelum jam berangkat kereta saya masuk kedalam. Saat saya masuk tahu-tahu muncul kereta Argo Lawu yang baru datang di Jalur 5.

IMG_0714
Dataaang.

Kemudian lewat gerbong yang akan saya naiki, sayang harus jalan agak jauh karena dia bablas hehe.

IMG_0719
Eksekutif 9.

Dan ini penampakan gerbong kereta Argo Lawu ini, ini merupakan kelas eksekutif kedua terbaru. Yang paling baru adalah Eksekutif dengan balutan Stainless Steel diluar.

IMG_0720
K1 16.

Waktu jalan nunggu kereta berhenti dan masuk, eh disana ada Kereta Rail Clinic.

IMG_0721
RailClinic.

Kini saatnya masuk ke Argo Lawu! Tapi kali ini saya akan masuk melalui Kereta Eksekutif 3, karena jalan ke Eksekutif 9 yang cukup jauh hehe.

IMG_0724
Yuks masuk.

Didalam kereta kita tidak boleh membawa barang-barang dibawah ini ya guys! Dan juga gaboleh tiduran di lantai atau bordes.

IMG_0725
Dilarang seperti ini yaa.

Pergi ke Eksekutif 9 berarti melewati KA makan atau gerbong restorasi yang berada di Argo Lawu ini. Sekalian aja deh keliling karena waktu perjalanan saya yang cuma 1 jam.

Berikut ini musholla yang tersedia di KA ini.

IMG_0726
Musholla.

Dan ini dia foto kereta makan kali ini, tampaknya kursi terasa enak. Gimana ya kursi yang akan saya duduki nanti? Enak kah?

IMG_0728
Tempat makan.

Saat melihat keluar dari bordes, eh disana ada kereta Premium Ekonomi Stainless Steel atau K3 18 yang baru. Soon semoga bisa naik ya kereta ini! Tunggu aja terus di Firstmareza.com atau cek Instagram saya di @Firstmarezacom untuk bocoran-bocoran review kedepan.

IMG_0730
KA Stainless Steel.

Akhirnya guys saya keluar karena mikir ”Ko ga nyampe-nyampe ya”.

Ternyata masih di Eksekutif 7.

IMG_0734
Keluar juga deh. šŸ™‚

Akhirnya ketemu juga sama kereta yang akan membawa saya ke Yogyakarta kali ini! Haloo Eksekutif 9!

IMG_0735
Eksekutif 9.

Kini saatnya masuk ke Eksekutif 9!

IMG_0736
Eksekutif 9.

Btw guys ini dia nomor kereta Eksekutif 9 ini.

K1 0 16 02.

IMG_0739
Nomor kereta.

Daaaaaaaaaaaan, Ini dia kursi Eksekutif Argo Lawu ini!

Looks good! is it comfortable? let’s find out!

IMG_0740
Kursi Eksekutif.

Tiba juga di kursi 4D, kursi yang akan saya duduki selama 52 menit kedepan.

IMG_0741
Seat 4D.

Berikut penampakan seat nya.

IMG_0742
Seat 4D.

Well,Ā kayaknya enak.

IMG_0743
Hmm.

Di kursi eksekutif ini sudah ada bantal untuk menambah kenyamanan tidur dan bersender di jendela kereta.

IMG_0745
Bantal.

Legaaaaa.

IMG_0746
Lega.

Ini penampakan kursi depan saya, diberi headrest yang berisi iklan dari aplikasi KAI Access.

IMG_0748
Kursi depan.

Lalu dibawahnya ada kantung kursi yang didalamnya ada majalah-majalah. Kita buka-buka nanti yapp.

IMG_0749
Kantung kursi.

Di sebelah tentunya ada cup holder danĀ power portsĀ untuk mengisi baterai Laptop, Tablet atau Smartphone kalian.

IMG_0750
Power ports dan cup holder.

Di sebelah sini tersembunyi meja untuk makan.

IMG_0751
Hand rest.

Yap mari kita buka!

IMG_0752
Dibukaa.

Dan ini dia tray tableĀ secara keseluruhan. Cukup kecil namun mash bisa untuk menaruh makanan yang dijual didalam Kereta api.

IMG_0754
Meja makan.

Kini saatnya mencoba untuk me-recline kursi eksekutif ini, kira-kira bakal nyaman banget ga ya?

IMG_0755
Recline.

Ini sudutĀ reclineĀ jika dilihat dari samping.

IMG_0757
Recline.

Di kelas eksekutif disediakan footrest sebagai sandaran kaki, tapi sayangnya footrest ini memiliki satu kekurangan. Jika ga berhati-hati maka akan menimbulkan suara yang cukup kencang.

IMG_0758
Footrest.

Enaaaaak!

IMG_0759
Footrest saat diturunkan.

Seat width eksekutif ini cukup luas, tetapi menurut saya masih lebih bagus K1 18 yang baru hehehe.

IMG_0760
Seat width.

Di setiap ujung gerbong tersedia TV dan layar tentang perjalanan kereta, entah apa namanya hehehe.

IMG_0762
TV.

Seperti yang tertulis difoto dan yang saya foto diluar tadi, seri gerbong ini adalah K1 0 16 02. Yang berarti kereta ini produksi tahun 2016.

IMG_0763
K1 0 16 02.

Langit-langit juga cukup bagus.

IMG_0764
Ceiling.

Eh ternyata di bagian tengah juga ada TV lho guys! šŸ˜€

IMG_0765
TV di tengah.

Di K1 16 masih tersedia lampu baca yang tersedia di atas.

IMG_0778
Lampu baca.

Yuk coba nyalain! Teraang banget!

IMG_0779
Nyala.

Kereta ini penutup jendela nya sudah model turun, dan bukan seperti gorden rumah lagi.

IMG_0780
Model Naik Turun.

Ini ada instruksi nya guys! Jadi jangan dipaksa-paksa ya kalau ga bisa.

IMG_0781

Oke sekarang lanjut ke buku menu dari KA ini.

Pilihan menu makanan cukup lengkap, dengan beberapa menu tembahan yang akan diangkut di stasiun pemberhentian tertentu.

Ini halaman depan dari buku menu ini.

IMG_0766
Buku menu halaman depan.

Saatnya lanjut ke halaman berikutnya! Halaman 2 berisi beberapa menu makanan dan beberapa menuĀ fresh food seperti nasi bakar ayam dan sebagainya.

IMG_0767
Halaman 2.

Kemudian halaman 3 berisi makananĀ frozenĀ dan makanan yang bisa dipesan.

Lalu ada juga beberapa makanan yang diangkut di stasiun pemberhentian kereta. Seperti Empal Gentong dan Nasi Jamblang yang diangkut di Stasiun Cirebon.

IMG_0769
Halaman 3.

Halaman terakhir berisi menu minuman dan beberapa snack yang dijual.

IMG_0772
Halaman terakhir.

Tepat pukul 08.00 kereta mulai bergerak perlahan menuju Yogyakarta, tujuan akhir saya. Sedangkan tujuan akhir kereta ini adalah Stasiun Gambir yang berada di Jakarta.

IMG_0782
Tepat!

Saatnya berangkat!

IMG_0783
Bergerak perlahan.

Sampai jumpa sore nanti, Solo Balapan!

IMG_0784
Bay!

Eh disana ada Stainless Steel lagi! Itu kira-kira rangkaian KA apa ya?

BTW keliatan ga gaes?

IMG_0785
KA SS.

Ga beberapa lama kemudian kereta ini melintas Stasiun Purwosari.

IMG_0788
Palang stasiun PWS.

Dan kereta ini melintas di kampung halaman saya di Solo, Gawok!

Rumah di kampung saya terletak hanya 180 meter dari Stasiun Gawok, jadinya masa kecil saya penuh dengan Kereta hehe.

IMG_0790
Stasiun Gawok.

Oke kini saatnya inspeksi ke salah satu toilet yang tersedia di kereta ini.

IMG_0792
Kamar kecil.

Kali ini saya mendapat WC model jongkok.

IMG_0793
WC jongkok.

Seperti toilet umumnya tersedia tissue.

IMG_0794
Tissue,

Dan juga tersedia wastafel, begini penampakannya.

IMG_0795
Wastafel.

Setelah selesai, kini saatnya berdiri sejenak di bordes sebelum duduk kembali di kursi saya.

IMG_0796
Bordes.

Pemandangan diluar didominasi oleh sawah-sawah.

Sangat hijau dan dibelakang sana terdapat gunung yang saat ini (Juni 2018) cukup aktif. Yup! Gunung Merapi!

IMG_0800
Sawah.

Yuk kita buka-buka majalah KA!

Majalah Kereta Api dinamakan OnTrack. Cover sepertinya cukup menarik. Yuk langsung aja dilihat!

IMG_0806
Majalah On Track.

Majalahnya bisa dibilang ga tipis, tapi ga begitu tebal juga.

IMG_0811
Tipis, atau tebal?

Untuk diingat majalah ini tidak untuk dibawa pulang ya guys! Kasihan penumpang lain yang mau baca tapi gaada bukunya.

IMG_0812
Tidak untuk dibawa pulang.

Kereta kemudian berjalan perlahan dan kemudian berhenti di Stasiun Klaten.

IMG_0814
Stasiun Klaten.

Setelah ini kereta mulai berangkat lagi menuju pemberhentian saya, Stasiun Yogyakarta.

Kereta melaju cukup kencang! 96 Kilometer per jam.

IMG_0827
96 KM/H

15 menit kemudian kereta melewati AAU, yang artinya sudah dekat Bandara Adi Sucipto di Yogyakarta.

IMG_0833
AAU.

Kereta mulai melaju perlahan saat melewati Flyover dekat Stasiun Lempuyangan.

IMG_0837
Palang Pintu.

Melewati daerah sekitaran Stasiun Yogyakarta dan Jalan Malioboro yang terkenal.

IMG_0841
Sebentar lagi.

Lalu melewati palang pintu geser tepat didepan Jalan Malioboro.

IMG_0843
PJL geser.

Akhirnya turun juga di Stasiun Yogyakarta.

Selamat datang! Terima kasih Eksekutif 9 dan PT. KAI atas tumpangannya!

IMG_0850
Eksekutif 9.

Stasiun Yogyakarta.

IMG_0852
Stasiun YK.

Tinggal keluar deh dari Stasiun!

IMG_0860
Keluar.

Terima kasih guys sudah membaca!


Sampai juga akhirnya pada bagian paling bawah di Review ini! Kesan saya menaiki K1 16 Argo Lawu ini cukup enak dan nyaman. Dan semoga aja bisa naik K1 18 yang baru supaya bisa buat perbandingan juga hehe.

Tapi disini juga enak kok! Mungkin ya minus nya ada di footrest yang bikin kaget penumpang sebelah kalau tidak hati-hati.

Sampai disini dan sampai jumpa pada Review saya selanjutnya!

Next: Kembali ke Solo menggunakan KA Pesawat.

Instagram @Firstmareza.blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: