Flight Review

[FLIGHT REVIEW] Garuda Indonesia Economy Class GA227 Surakarta to Jakarta

Terbang bersama Garuda Indonesia dari Solo ke Jakarta

Haloooo!

Terima kasiiiiih dan selamat datang lagi di Flight Review saya yang terbaru ini, bagaimana kabar para pembaca nih? selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan!

Kemarin kan saya sudah membawa para pembaca pergi ke Solo, nah esok harinya saya akan membawa kalian pergi kembali ke Ibukota. Penerbangan kali ini saya akan menggunakan maskapai Garuda Indonesia, hayooo siapa yang kangen review Garuda Indonesia di blog ini? yak nanti sekalian kita ulas servis Garuda Indonesia yang saat-saat ini kurang konsisten.

Penerbangan kali ini saya ambil pada hari Sabtu, jadi harga tiket tidak terlalu mahal dan masih menyisakan sub class Economy Affordable untuk saya pesan.

Ini dia untuk data-data pada penerbangan hari ini.

Garuda Indonesia GA227
Surakarta (SOC)-Jakarta (CGK)
Sabtu, 17 Februari 2018
Durasi: 01h15m
Pesawat: Boeing 737-800
Seat: 46A

Seat map Garuda Indonesia Boeing 737-800 bisa dilihat Disini.

Seperti yang sebelum-sebelumnya, saya tiba di bandara kira-kira 2 jam sebelumnya. Check-in Garuda Indonesia di Solo buka 2 jam sebelum keberangkatan, jadi kalau datang lebih awal ya tetap harus nunggu sampai Check-in dibuka hehe.

Skip, proses check-in berlangsung mulus dan setelah SCP 2 saya melipir ke Lounge yang pada waktu itu baru saja dibuka.

Namanya Concordia Lounge.

IMG_9096
Concordia Lounge.

Lounge ini complimentary untuk penumpang kelas Bisnis dan member Skyteam Elite dan Elite+.

Tapi ga menutup juga untuk saya yang member Garuda Milesnya masih Silver, asalkan membayar sebesar 120.000 Rupiah. Cukup worth it sih kalau menunggu flight yang masih cukup lama, makanan dan minuman disini juga cukup lengkap dan nyaman.

Oke kita masuk ke apa saja yang ditawarkan dari Lounge ini. Pertama ada jajanan pasar dan jamu.

IMG_9099
Gerobak Tradisional.

Untuk pilihan makanan lainnya ada di bagian ini, seinget saya sih makanannya cukup lengkap.

IMG_9100
Buffet Makanan.

Karena abis makan sebelum saya tiba di Bandara, jadinya saya hanya mengambil sup makaroni yang tersedia, rasanya cukup enak dan sup nya panas.

IMG_9102
Sup Makaroni.

Seperti biasa, ada gorengan-gorengan yang tersedia. Siap diambil kapan saja dan masih panas, karena disamping situ ada penggorengan langsung.

IMG_9101
Gorengan.

Lanjuuuut ke bagian minuman. Pilihan minuman cukup banyak disini, tapi sayang gaada pilihan teh seperti Concordia di Juanda.

IMG_9103
Minuman.

Minuman dingin tersedia Jus Jeruk, Semangka dan Melon.

IMG_9104
Minuman.

Saya duduk-duduk di lounge ini selama kurang lebih 1 jam. Beberapa saat setelah pesawat saya datang dari Jakarta maka saya langsung bergegas ke ruang tunggu.

Waktu ngecek di Flight Radar, pesawat yang beroperasi hari ini memiliki livery spesial. Penasaran? Yak langsung aja lihat dibawah ini hehe.

IMG_9106
Halooo!

Yup, inilah salah satu dari 2 737-800NG Garuda Indonesia yang memiliki livery Retro, registrasi pesawat ini adalah PK-GFN, kali ketiga saya menaiki pesawat ini. Sedangkan yang satunya lagi, PK-GFM, belum pernah saya naiki sekalipun. Jadi kesimpulannya saya memang jodoh dengan PK-GFN ini.

PK-GFN ini membawa livery Garuda Indonesia dari tahun 1969 sampai tahun 1985, sedangkan kakaknya PK-GFM membawa livery Garuda Indonesia tahun 1961 sampai 1969.

Akhirnya boarding dimulai, seperti biasa diawali dengan penumpang yang berkebutuhan khusus baru dilanjutkan dengan penumpang yang duduk di kelas bisnis, Skyteam Elite+ dan Elite, dan diakhiri dengan penumpang kelas Ekonomi.

Saat memasuki pintu pesawat penumpang disuguhi koran yang bisa diambil dan dibaca (yaiyalah :D)

Sayang sekali sudah tidak tersedia permen, mungkin efek dari efisiensi Garuda Indonesia.

IMG_9109
Koran Kompas.

Saya masih harus berjalan jauuuuh banget, karena saya duduk di baris 46, baris terakhir dari 737-800NG Garuda Indonesia kali ini.

Akhirnya sampai juga dan tanpa komando saya pun langsung duduk.

Satu hal yang langsung dilihat adalah AVOD nya.

IMG_9113
Selamat Datang 46A.

Lalu pastinyaa ada tray table, yang masih lebih besar dari 737MAX Garuda Indonesia yang terbaru.

IMG_9114
Tray table.

Untuk masalah legroom, dijamin enak deh! Bisa langsung dilihat dibawah ini.

IMG_9115
Legroom.

PK-GFN ini masih memiliki Interior lama dari Boeing, jadi tampilan overhead nya masih seperti Sriwijaya Air yang saya naiki kemarin. Bukan Sky Interior yang merupakan Interior 737 terbaru dari Boeing.

IMG_9116
Non BSI.

Boarding pun selesai dan pintu pun langsung ditutup beberapa saat setelahnya, menyisakan kursi di bagian tengah yang kosong. Akhirnya bisa merasakan lagi Business Class yang biasanya ada di Eropa, hanya minus table nya aja.

FYI guys rata-rata armada short-haul maskapai di Eropa kelas bisnis nya itu seperti ini, hanya kursi kelas ekonomi biasa tapi kursi bagian tengah nya di blok, dan diberi meja tambahan. Airline yang mengadopsi kursi seperti ini diantaranya KLM dari Belanda, Lufthansa dari Jerman, British Airways dari Inggris dan maskapai-maskapai lainnya.

Itu khusus Intra Europe ya guys, kalau jarak jauh kursinya kayak gitu mending naik Ekonomi dan yang pasti bisa tekor kakinya :))

IMG_9118
Empty middle seat.

Oiya hampir lupa ini dia wingview yang akan saya lihat 1 jam kedepan.

IMG_9120
Pushback.

Yap, foto diatas saya ambil saat pesawat ini sudah mundur.

Pesawat ini mundur facing west untuk persiapan takeoff melalui runway 08 Bandara Adi Soemarmo.

IMG_9122
Facing west.

Beberapa saat setelah ini Safety Video pun diputar.

IMG_9123
Safety Video.

Dan benar saja pesawat ini takeoff melalui runway 08, bisa dilihat bahwa ujung runway cukup dekat dengan jalan raya.

IMG_9128
Muter.

Wuuuuuuuuush akhirnya pesawat ini berhasil lepas landas dari Bandara Adi Soemarmo dan memulai climbingnya menuju ketinggian 28.000 kaki diatas permukaan laut.

IMG_9133
Terbang!

Enaknya dari Garuda Indonesia ini adalah kita sudah bisa menggunakan AVOD dari waktu anda duduk, dan kini sambil menunggu tanda sabuk pengaman dipadamkan mari kita lihat-lihat isi dari AVOD ini.

IMG_9135
Bagian Entertainment.

Ga pake lama akhirnya ketemu film yang dulu sempat kelewat.

Nama filmnya adalah Murder on the Orient Express. Langsung aja deh saya tonton hehehe.

IMG_9137
Film!

Diluar saya lihat pesawat mulai bersiap melewati awan yang bisa dibilang cukup tebal.

IMG_9139
Bersiaap.

Setelah beberapa guncangan yang sedikit kencang, akhirnya kita sudah bertemu lagi dengan cuaca yang cukup cerah.

IMG_9145
Akhirnyaa.

Film yang baru beberapa menit saya tonton terpotong karena Iklan dari Aliansi Garuda Indonesia, Skyteam.

IMG_9146
Skyteam ad.

Akhirnya setelah itu lanjut lagi nonton filmnya.

IMG_9153
Lanjuuuut.

Beberapa menit setelah ini dibagikan Snack Box dari Garuda.

Tapi kok enteng banget ya? Sayang sekali di Snack Box kali ini sudah tidak tersedia air minum botol, dan hanya menyisakan minuman pilihan nanti.

Ini dia tampilan Snack Box Garuda.

IMG_9148
Snack box.

Ini dia isi-isi dari Snack Box tersebut.

Yang pertama ada Roti yang ga tau isinya apa.

IMG_9149
Roti.

Baru kue yang kayaknya cukup enak, lupa soalnya hehe.

IMG_9150
Roti.

Dan yang terakhir ada Tissue basah, kemana air minumnyaaa! :”

IMG_9151
Refreshing Towel.

Untuk minuman pilihan saya memilih jus jambu untuk menemani saya di siang hari ini.

Bahkan gelas nya sudah di-downgrade jadi gelas kertas. hiks hiks :”

IMG_9157
Jus Jambu.

Diluar sana sudah mulai stabil, it means kita sudah berada dalam fase ”cruising”

IMG_9162
Cruising.

Kini, seperti biasa di FlywithReza ga afdol kalo ga ubek-ubek kantung kursi setiap saya terbang. Yukkkk!

Kali ini yang pertama ada majalah Arcade, isinya itu barang-barang yang dijual di Garuda.

Oh iya baru sadar kalau tampilan majalah Arcade sudah di-refresh, baru ngeh karena terakhir terbang naik Garuda Indonesia itu ada di bulan Januari lalu. Sudah dibaca belum gaes? Kalau belum baca bisa dibaca Disini.

IMG_9163
Majalah Arcade.

Lalu seperti biasa ada majalah Colours yang covernya selalu menawan.

Colours adalah Inflight magazine dari Garuda Indonesia.

IMG_9173
Majalah Colours.

Seperti biasa konten majalah ini cukup bagus, dan saya langsung lompat ke bagian fleet facts dari Garuda Indonesia.

Sudah ketebak kan guys saya naik pesawat yang mana? itu diaa 737-800NG.

IMG_9175
Fleet facts.

737-800 Garuda Indonesia sendiri memiliki 2 config, perbedaan yang paling mencolok adalah kelas bisnisnya, config lama masih memiliki 12 kursi kelas bisnis sedangkan config terbaru kursinya dikurangi menjadi 8.

Pendapatnya gimana gaes mengenai pengurangan kursi bisnis nya?

IMG_9177
737 Config.

Lanjut ke halaman sebelumnya, ada rute-rute yang dilayani oleh Garuda Indonesia. Ada Explore juga tuh! Tunggu ya guys ga lama lagi akan ada review dari salah satu armada Garuda Indonesia Explore.

IMG_9181
Rute domestik GA.

Ada rute Internasional, pastinya ada Australia! Duh jadi kangen :”

IMG_9182
Rute Internasional GA.
IMG_9183
Australiaaaa! :’D

Majalah berikutnya adalah Stars. Isinya adalah film-film yang saat ini ditayangkan di AVOD Garuda Indonesia.

Tokoh utama pada majalah ini adalah film Goodbye Christopher Robin.

IMG_9184
Stars.

Hampir ketinggalan, pastinya ada safety card Garuda Indonesia 737-800.

IMG_9188
Halaman depan.
IMG_9189
Halaman belakang.

Berikutnya untuk menemani anda menonton film favorit disediakan Headphone, saya ga buka headphonenya karena udah punya bekal Bose QC35 yang saya bawa dari Tangerang.

IMG_9190
Headphone.

Dan yang terakhir ada Airsickness Bag.

IMG_9191
Airsickness Bag.

Sudah semuaaaaaa guys! karena saya duduk di baris terakhir kelas ekonomi, maka perjalanan saya ke toilet ga begitu susah dan ribet. Yuk kita ngecek toiletnya!

Seperti biasa toiletnya cukup bersih dan wangi.

IMG_9193
Wash basin.

Untuk amenities juga standar, ada Eau de Toilette Garuda Indonesia dan Airsickness bag juga.

IMG_9194
Amenities.

Setelah ini saya pun duduk kembali dengan manis di seat 46A.

Ternyata eh ternyata pesawatnya sudah turun guys! kini saatnya melakukan pendekatan untuk mendarat di Soekarno-Hatta.

IMG_9197
Turuuun.

Semakin turuuun dan berbelok sedikit kekiri. Ini artinya kita akan mendarat di runway bagian selatan dari Soekarno-Hatta.

IMG_9205
Belok dikit.

Flaps turun dan disebelah sana terihat kota Jakarta yang padat.

IMG_9213
Halo Jakarta!

Saat ini kita berada diatas daerah Kapuk, artinya ga lama lagi kita akan mendarat.

IMG_9218
Dikit lagi.

Jlesssss, seperti biasa mendaratnya mulus.

Selamat datang di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, guys!

IMG_9226
Sampaiii!

Karena mendarat di 25L maka kita akan taxi sedikit lebih lama dan melewati beberapa bangunan di Soekarno-Hatta.

Disana ada pesawat bekas Lion Air yang siap diantar ke pemilik berikutnya.

IMG_9234
Halo!

Saat mau parkir disana juga ada Airbus A320NEO milik Air Asia Malaysia, notis perbezaan dari A320NEO dengan A320CEO?

IMG_9243
A320NEO!

Pesawat ini pun parkir di G67, artinya harus jalan lebih jauh ke arrival karena melewati tikungan T3. hiks hiks ditikung :”

IMG_9246
G67.

Akhirnya terparkir dengan sempurna, sampai deh!

IMG_9251
Selamat datang!

Babayy 46A!

IMG_9254
Babay!

Babay juga PK-GFN!

IMG_9258
Babay!

Jalan dari sini ke Arrival hall memakan waktu selama kurang lebih 10 menit, ya lumayan lah gaes hehehe.

Akhirnyaaa!

IMG_9264
Akhirnya sampai juga 😀

Dan akhirnya selesai juga Flight Review GA227 ini!


Yap yap yap, program efisiensi Garuda Indonesia berimbas juga pada pelayanan ke penumpang. Mulai dari air minum botol yang hilang, lalu gelas yang sudah diganti ke gelas kertas dan permen yang menghilang.

Semoga sih ga bertahan lama dalam kesulitan ini ya GA. Ayo comeback!

Anyway perjalanan ini masih nyaman kok, kru ramah dan pesawat bersih dan nyaman.

Next: Balik lagi guys 😀

Instagram @FlywithReza

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: