Flight Review

[FLIGHT REVIEW] Turkish Airlines TK5115 Economy Class Jeddah to Istanbul

Terbang bersama Turkish Airlines dari Jeddah ke Istanbul

Halo semuaaa!

Balik lagi dalam Flight Review saya yang paling baruu! dan tentunya dengan tampilan yang lebih minimalis dan seru!

Setelah melakukan ibadah di dua kota suci Mekah dan Madinah, kali ini saya akan melanjutkan perjalanan saya untuk kembali ke Indonesia.

Penerbangan kali ini saya akan kembali menggunakan Turkish Airlines, maskapai flag carrier dari Republik Turki.

Karena kemarin sudah mereview A340 Turkish Airlines yang notabene hampir sama dengan flight kali ini, maka Flight Review ini akan saya tulis dengan tempo yang sedikit cepat *ea.

Seperti biasa, inilah data dari penerbangan ini.

Turkish Airlines TK5115
Jeddah (JED)-Istanbul (IST)
Minggu, 21 Januari 2018
Durasi: 03h30m
Pesawat: Airbus A340-300
Seat: 44K

Saya tiba di terminal di Jeddah kurang lebih 3 jam sebelum keberangkatan saya, suasana saat itu cukup ramai dengan rombongan Travel Umrah yang kebanyakan berasal dari Indonesia. Karena saat itu cukup mepet dengan penerbangan Garuda Indonesia yang akan langsung pergi ke Jakarta.

IMG_7795
Suasana diluar Terminal.
IMG_7797
Rombongan Tour.

Disini juga tersedia FIDS, tapi dimana yaaa flight saya untuk malam hari ini?

IMG_7801
Departure FIDS.

Lanjuuuuut, setelah Check-in, saya langsung menuju ke Ruang tunggu, tentunya setelah melalui Imigrasi dan penimbangan berat carry-on yang dilakukan secara manual tanpa timbangan 😀

Akhirnya setelah menunggu selama 1 jam, pesawat telah tiba dari tujuan sebelumnya. Saya lupa sebelumnya dari mana, tetapi bukan dari Istanbul, melainkan dari salah satu kota yang terletak di tengah atau selatan Turki.

Btw ada yang beda nihh dari pesawat ini, kira-kira apa ya? ayooo cek di post sebelumnya kalau mau cari tau hehehe.

IMG_7802
TK A340.

Pesawat ini memiliki registrasi TC-JDN, yang merupakan adik dari pesawat yang saya tumpangi kemarin, mereka terpaut 1 tahun, tepatnya tahun 1997.

Seperti biasa, pesawat Turkish Airlines memiliki nama, nama pesawat ini adalah Adana.

Foto diatas saya ambil saat pesawat baru tiba, sekarang sudah saatnya untuk boarding, dan langit telah berubah warna menjadi gelap.

IMG_7804
Persiapan Boarding.

Setelah menunggu penumpang yang berkebutuhan khusus masuk pesawat, akhirnya saya dipanggil untuk masuk ke pesawat. Pada kali ini gaada special line untuk penumpang kelas Bisnis, karena semua seat disini adalah seat kelas Ekonomi hehehe.

Saat masuk, kursi terlihat sama dengan yang saya review kemarin, pertama sih bakalan ngira kalau kursinya masih kursi lama, karena pesawat ini masih dicat dengan livery lama.

Tetapi tetap bakal saya review secara singkat disini, kalau yang lebih komprehensif bisa dilihat di post saya sebelumnya, shortcut pos saya bisa kalian temukan di kiri atas.

Ini dia penampakan kursi yang akan saya duduki 3.30 jam kedepan.

IMG_7805
44K.

Seperti yang saya bilang, kursinya sama seperti A340 satunya.

IMG_7806
Kursinya.

Saya duduk di kursi 44K, yang merupakan seat yang terletak dibelakang pesawat. Nah karena dibelakang, config seat berubah menjadi 2-3-2, mengikuti lekuk pesawat.

Terasa sedikit spacious? saya rasa iya.

IMG_7811
2-3-2.

Untuk wingview, ini adalah view yang akan saya lihat selama 3 setengah jam kedepan.

IMG_7808
Wingview.

Disana terlihat 777-300ER milik Garuda Indonesia yang bersiap untuk mengangkut penumpang kembali ke Jakarta. Pingiiiin deh naik Garuda itu ke Jakarta, soalnya direct dan saya kangeeeeeen banget sama Indonesia.

Di TV sudah disambut oleh Turkish Airlines, Hos Geldiniz!

IMG_7810
Hos Geldiniz!

Di atas, untung aja masih tersedia individual air nozzles, cukup berbeda dari pesawat now now ini yang udah pakai AC Sentral.

IMG_7812
Nozzles.

Keadaan pesawat saat saya foto ini masih cukup sepi, walaupun realita setelah ini full bangeeet, gaada kursi kosong.

IMG_7813
Kabin yang mengerucut.

Oiya, bagi yang belum tahu, di kursi disediakan footrest yang menambah rasa nyaman.

IMG_7814
Footrest.

Dan bagi yang belum tahu juga, saya menumpangi A340-300, yang merupakan fleet tertua dari Turkish Airlines. Kemungkinan besar akan direplace dengan A330-300, ga menutup kemungkinan direplace dengan 787-9 dan A350 yang baru dipesan saat saya menulis ini (Maret 2018)

Ini dia Safety Card nya.

Setelah penumpang masuk dan gaada sisa kursi kosong lagi, pesawat ini mundur dan menghidupkan keempat CFM56 nya.

IMG_7822
Mundur.

Seperti biasa Safety Video pun diputar. Sayangnya gambar sedikit kresek-kresek kayak TV dikamar saya.

IMG_7824
VIRAL! KOPERNYA KEANGKAT SENDIRI?!1!1!1!!

Saat ini lampu sudah diredupkan untuk persiapan Takeoff.

IMG_7828
Lampu Redup.

Bagi yang bingung, kenapa sih lampu harus mati waktu Takeoff sama Landing? kan gelap tauuuuu! jawabannya sih setau saya untuk meningkatkan konsentrasi kita terhadap kondisi diluar gituuu, supaya lebih aware kalau terjadi hal yang tidak diinginkan biar bisa secepatnya lihat keadaan dan evakuasi.

Kalau siang sih ga terlalu ngaruh tapi kalau malam ngaruuuh banget.

Balik lagii, pesawat saya sekarang sudah taxi menuju runway untuk berangkat.

IMG_7831
Taxi.

Lalu diputar video yang berisi doa sebelum berangkat.

IMG_7833
Doa.

Ga berselang lama kemudian, kita sudah berada diujung runway dan siap berangkat menuju Istanbul.

Tau dari mana sih kok udah dirunway? yak saya melihat dari 4 lampu merah yang biasanya ada di pinggir runway, bahasa kerennya sih PAPI Lights.

IMG_7836
Masuk Runway.

Nguuuuung, Thrust set dan meluncuuuuuur!

Akhirnya pesawat ini pun takeoff setelah takeoff roll yang cukup lama, khas A340.

IMG_7840
Takeoff.

Kemudian pesawat ini berbelok ke kanan melewati ikon Jeddah yang sangat cantik di malam hari.

Ini adalah air mancur King Fahd yang merupakan air mancur tertinggi di dunia, terletak di Corniche Jeddah.

IMG_7847
King Fahd Fountain.

Akhirnya setelah menunggu 20 menit, tanda sabuk pengaman pun dipadamkan. Saya pun langsung menuju ke toilet karena kebelet dan ingin mengecek kelengkapan dari toilet di pesawat ini.

Sayang sekali barang-barang dari Atelier Rebul menghilang, dan hanya menyisakan sabun sendirian di Toilet.

IMG_7850
Sabun.

Toilet masih bersih, mungkin karena saya yang pertama masuk Toilet hehehe.

IMG_7852
Toilet.

Ngapain lagi ya? akhirnya duduk lagi sambil menunggu makanan yang akan datang beberapa saat lagi.

Dan bener aja, akhirnya makanan pun datang, seingat saya option dinner kali ini cuma satu.

IMG_7853
Penasaran isinya?

Makanan kali ini ditemani oleh Jus Apel yang enaq.

IMG_7854
Jus Apel.

Penasaran? nah yaudah nih saya buka isi makanannya, rasa nya sih enaaaak banget daging nya, kalau nasi sih standar lah yaa.

IMG_7855
Nasi Daging.

Makanan kali ini dilengkapi dengan salad dan kue yang rasanya manis.

IMG_7856
Salad dan Kue.

Saat makanan selesai dan diambil oleh kru kabin, posisi saya saat ini kira-kira sudah berada 1 jam 37 menit dari Istanbul.

IMG_7859
1.37 dari Istanbul.

Masih agak lama, nonton film yukkkk!

IMG_7863
Smurf?

Tampilan home dari IFE kira-kira seperti ini.

IMG_7866
Home.

Lampu menyalaaa! cukup terang.

IMG_7869
Lampu yang terang.

Di titik ini pesawat sudah berada di daerah udara Istanbul, saatnya mendaraaat!

IMG_7873
Diatas Bursa.

Airbrake dan berbelok kekirii, pesawat ini akan mendarat di runway 05.

IMG_7879
Belok kiri.

Flaps set, pesawat pun kemudian berbelok kearah kanan dan berada lurus dengan runway 05.

IMG_7890
Flaps full!

Jlessss, akhirnya pesawat ini mendarat dengan sempurnaa di Istanbul, Halooooooo!

Pesawat ini akhirnya parkir di Remote Stand disebelah A330 dari Turkish Airlines.

IMG_7904
Parkir.

Akhirnya saya keluar melalui pintu belakang pesawat, tak lupa mengucapkan Terima kasih ke Kru yang bertugas malam itu.

Terima kasih TC-JDN!

IMG_7906
TC-JDN.

Tak lupa foto wajib sebelum turun.

IMG_7908
Foto Wajib.

Sekali lagi, Gudbay TC-JDN! Selamat Istirahat!

IMG_7910
Bayyyy!

Setelah ini saya menaiki bus dan jalan kaki menuju bagian Transfer.

IMG_7912
Transfer.

Yappppp usai sudaaaaah!


Kayak biasa, servis dari para awak kabin bisa dibilang bagus bangeet, ramah dan baik dalam melayani penumpang. Makanan saya rasa cukup enak, tapi balik ke selera masing-masing sih.

Untuk pesawat ya gabisa komplain sih ya, karena memang usia cukup tua dan sebentar lagi di phase out, jadi refurbished interior bukanlah pilihan yang baik bagi Turkish Airlines. Jadi sebisa mungkin nikmati aja, toh ini pesawat yang lebih tua dari saya hehe.

Seperti yang sering saya temukan di internet sana, ”Old but Gold”

Akhirnya, terima kasih semuaaa sudah berkenan membaca Flight Review saya ini, kalau ada kritik saran mengenai tampilan baru ini dan review saya mohon jangan segan buat ngomong, bisa lewat fitur Contact yang saya sematkan diatas.

Sekali lagi, Terima kasih semuaa!

Next: Aku Kangen Indonesia! Saatnya pulang!

Instagram @FlywithReza

2 komentar

Tinggalkan Balasan ke Kemal Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: