Flight Review

[FLIGHT REVIEW] Garuda Indonesia Economy Class GA717 Melbourne to Jakarta

Terbang bersama Garuda Indonesia dari Melbourne ke Jakarta

Haloooo!

Terima kasih dan selamat datang kembali di Flight Review saya yang terbaru, kembali lagi dalam dunia penerbangan, kali ini saya akan membawa kalian pergi kembali ke tanah air tercinta, apa lagi kalau bukan Indonesia!

Seperti biasa bila berangkat dengan Garuda, maka pulang juga dengan Garuda! untuk penerbangan kali ini kita pulang dari Melbourne, bukan dari Sydney seperti saat datang kemarin.

Pesawat menuju Jakarta berangkat pada pukul 7.30 pagi dan dijadwalkan tiba di Jakarta pada pukul 10.35 siang, dengan durasi perjalanan selama kurang lebih 6 jam 45 menit.

Berikut data-data penerbangan ini.

Garuda Indonesia GA717
Melbourne (MEL)-Jakarta (CGK)
Kamis, 9 November 2017
Durasi: 06h45m
Pesawat: Airbus A330-300
Seat: 44A

Seat map A330-300 bisa dilihat disini.

Waktu itu kami terbangun pukul 1 dinihari, dan bersiap-siap karena bis akan menjemput saya beserta rombongan pukul 3 pagi. Setelah selesai proses check out, bis kami sudah menunggu diluar dan kami akhirnya berangkat ke Bandara Melbourne Tullamarine di dinginnya malam.

Saat tiba di Bandara, suasana bandara saat itu cukup sepi, hanya beberapa konter check-in yang buka karena waktu masih menunjukkan pukul 4 pagi, dan kami pun masih harus menunggu selama setengah jam karena konter check in dibuka tepat 2 jam sebelum keberangkatan, karena kami datang terlebih dahulu, maka otomatis kami menjadi salah satu orang yang pertama check in.

Sangat disayangkan saya mendapat tempat duduk di 43D, sebuah tempat duduk yang terletak di Aisle, akhirnya pun saya berhasil menukar tempat duduk dan jadilah saya duduk di kursi jendela, dimana nomor kursinya adalah 44A.

Setelah selesai check in, kami pun langsung masuk ke ruang tunggu, tetapi harus melewati Security check dan Passport Control terlebih dahulu, terima kasih karena staff saat security check begitu ramah dalam melayani penumpang, dan passport control yang cukup mudah karena saya bisa melewati mesin autogate yang cepat dan efisien.

Habis selesai security check dan passport control, akhirnya kami bisa pergi ke ruang tunggu sekarang, dan harus melewati banyak godaan-godaan dari Duty Free shops yang ada di Melbourne.

Dan sayangnya saya tak berhasil melewati godaan itu, saya melihat satu tempat dimana menjual merchandise dari Melbourne, jadilah saya membeli beberapa merchandise disitu, baru setelah saya membayar, ada lagi tempat dimana coklat-coklat dipajang dan dijual, dan tentu saja saya tidak berhasil lagi melewati itu, jadilah Dollar saya berkurang cukup signifikan.

Setelah belanja, saya pun segera mencari gate yang akan digunakan oleh Garuda Indonesia pada saat itu, jadilah saya menemukan Gate 6, kesan saya dari ruang tunggu ini bahwa desainnya cukup simple, dan tentu saja kursinya sangat nyaman, mungkin lebih nyaman dibanding bandara tempat saya tinggal.

IMG_5402
Kursi yang simple dan nyaman.

Nah itu dia gambar dari kursinya, busanya cukup tebal dan memang terasa nyaman, warna juga dibuat padu dengan warna-warna dari ruang tunggu ini.

IMG_5400
Ini dia suasana Gate saat itu.

Karena datang cukup awal, maka keadaan saat ini cukup sepi, karena belum banyak penumpang yang datang, saat ini matahari mulai menampakkan dirinya di Melbourne, dan pesawat kami yang mulai turun dan bersiap untuk mendarat.

IMG_5397
Tampak luar.

Beginilah suasana Bandara Tullamarine pada pagi itu, di sisi sebelah kiri saya banyak pesawat dari maskapai Virgin Australia yang sedang parkir dan mempersiapakan diri untuk memulai hari.

IMG_5401
Deretan pesawat Virgin Australia.

Beberapa menit berlalu akhirnya pesawat Garuda Indonesia telah tiba dari Denpasar, dan langsung bersiap untuk penerbangan kembalinya menuju Jakarta, registrasi pesawat kali ini adalah PK-GPX, dimana saya juga mempunyainya dalam versi 1:400.

Pesawat tiba beberapa menit terlambat, mungkin dikarenakan headwind yang cukup kencang saat berada di udara, berikut penampakan pesawat yang akan membawa saya ke Jakarta.

IMG_5398
PK-GPX.

Setelah proses turn time yang tidak terlalu lama, akhirnya garbarata mulai dinaikkan, tandanya pesawat mulai bersiap untuk diberangkatkan kembali ke Jakarta!

Tidak lama kemudian Kru kabin penerbangan ini mulai masuk ke pesawat, mulai deg-degan karena hampir masuk waktu boarding dan kru kabin saja baru masuk ke pesawat.

Untung saja proses tidak memakan waktu terlalu lama, dan hanya mundur 15 menit dari waktu boarding, akhirnya kami diizinkan masuk pesawat, seperti biasa dimulai dari penumpang kelas Bisnis & Sky Priority, dan diselesaikan dengan penumpang kelas ekonomi.

Saat masuk saya langsung menuju tempat duduk yang sudah ditukar tadi, 44A, dan akhirnya saya duduk di seat jendela itu, seperti biasa di A330 seat sangat lapang, kalau mau keluar tidak perlu melompat melewati penumpang karena kursi yang lapang.

Dan di kursi sudah tersedia selimut dan bantal untuk digunakan selama penerbangan.

Berikut view yang bisa didapatkan dari seat 44A.

IMG_5425
View dari 44A.

Ternyata pesawat kami terparkir tepat disebelah saudara sesama ASEAN, Halo Royal Brunei! Royal Brunei mengoperasikan Boeing 787-8 untuk rute Bandar Seri Begawan (BWN)-Melbourne (MEL)

Proses boarding memakan waktu yang lumayan cepat, 15 menit setelah kami duduk, pesawat telah ditutup pintunya, dan kemudian sekitar 5 menit kemudian pesawat pun mundur dan menghidupkan kedua mesinnya.

IMG_5428
Pushback.

Sampai jumpa di ASEAN, Royal Brunei!

Setelah menyalakan kedua mesinnya, pesawat ini mulai jalan ke runway yang aktif pada saat itu, runway 16.

IMG_5430
Taxiing.

Terlihat disana ada sebuah pesawat Virgin Australia yang sedang takeoff.

Akhirnya diputar juga video keselamatan dari Garuda Indonesia, seperti biasa, versi di video ini sudah diupdate ke versi yang lebih baru.

IMG_5442
Video Keselamatan.

Setelah taxiing selama beberapa menit ke runway, akhirnya kita tiba diujung dari runway dan menunggu 1 pesawat Virgin Australia yang mendarat di Melbourne, setelah itu pun kami dipersilahkan untuk masuk ke landasan dan bersiap untuk takeoff menuju Jakarta.

IMG_5443
Bersiap lepas landas.

Takeoff berlangsung cepat dan akhirnya kami berhasil takeoff dari Melbourne, sampai jumpa lagi Melbourne!

Setelah takeoff, pesawat kami segera berbelok ke kanan dan langsung menuju Jakarta, sedih sih harus pulang dari Melbourne, tapi semoga bisa datang lagi dalam beberapa tahun kedepan.

IMG_5445
Belok kekanan.

Setelah itu pun pesawat mulai menanjak naik ke ketinggian 38.000 diatas permukaan laut, dan beberapa saat setelah itu mulai muncul aroma makan pagi yang saya tunggu-tunggu, naluri saya pun mulai bangkit, dan tentu saja 30 menit setelah itu kru kabin mulai membawa troli untuk minuman dan tentunya makan pagi kami.

IMG_5457
Climbing.

Untuk sarapan kali ini, ada 2 opsi, opsi yang pertama itu kalau tidak salah omelette dan opsi kedua adalah nasi goreng, tentu saja saya memilih Nasi Goreng untuk sarapan saya hari ini, nasi gorengnya sedikit basah, mungkin minyak, tetapi rasanya sangat enak untuk makanan pesawat, dan ayamnya juga enak, 9/10 deh sarapan pagi ini, sayang aja porsi yang ditawarkan tidak sebanyak porsi orang Indonesia, hehehe.

IMG_5463
Roti.

Penumpang diberikan sepotong roti.

IMG_5464
Yogurt.

Ada yogurt raspberry sebagai pelengkap sarapan kali ini, inilah yang membuat saya jadi suka yogurt hingga saat ini.

IMG_5467
Main Course.

Ini dia main course sarapan kali ini, nasi goreng dengan ayam, seperti yang dibilang tadi, rasanya cukup enak.

IMG_5466
Minuman pilihan.

Tidak lengkap tanpa adanya minuman pilihan, white wine? bukan, ini jus Apel, dan akhirnya makanan sudah lengkap, saatnya makaaan semua!

Setelah makan pagi ini saya pun mencoba untuk tidur, setelah tidak mendapat tidur yang nyenyak semalam (karena jam 1 sudah harus bangun) maka tidur ini merupakan pilihan yang baik hehe, sampai jumpa saat saya bangunn.

Akhirnya terbangun ditengah-tengah Samudera Hindia, waktu saat itu menunjukkan hanya 2.12 menit lagi menuju Jakarta, itu artinya saya tidur selama kurang lebih 3 jam dan 30 menit di pesawat, yang merupakan rekor saya tidur di pesawat, mungkin karena terlalu kurang tidur semalam.

Saat bangun saya membuka isi dari IFE kali ini, untuk film-film baru kontennya bisa dibilang lumayan, ada beberapa film-film baru, berikut gambarnya.

IMG_5471
Film Halaman 1.
IMG_5472
Film Halaman 2.
IMG_5473
Film Halaman 3.

Nonton apa ya? gajadi aja deh, akhirnya saya membuka-buka lagu dan memutar lagu-lagu dari Coldplay dan Celine Dion ditemani oleh Bose QC35 saya.

Lanjut lagi setelah saya pergi dari toilet kemudian kabin kru menawarkan minuman untuk saya di Galley, tau minum apa? tentu saja Jus Apel, terima kasih Garuda!

IMG_5480
Jus Apel.

Oiya, di penerbangan ini juga dibagikan Amenity pack seperti review sebelumnya, yang dimana saya lupa foto amenity pack di penerbangan sebelumnya, jadinya saya mengambil dari penerbangan ini, berikut gambar dan detail isi dari amenity pack tersebut.

IMG_5489
Ear Plug dan eyemask.
IMG_5490
Dan kaos kaki.

Sangat membantu para penumpang yang ingin istirahat, thank you Garuda!

Sambil mendengarkan lantunan lagu dari Celine Dion saya membuka-buka majalah Garuda Indonesia bulan ini, desain covernya cukup menawan dan menarik untuk dibuka lebih dalam.

IMG_5491
Colours Edisi November.

Sampai akhirnya saya menemukan halaman yang membuat saya sedikit sedih.

IMG_5492
Farewell 747.

Ya, ini dia, Farewell Boeing 747, yang sayangnya belum sempat saya naiki dan belum saya ulas, terimakasih atas jasamu menghidupkan langit Indonesia, 747!

Selamat Tinggal, 747-400! 1993-2017

Ada yang tahu saat ini saya terbang dengan pesawat jenis apa? pastinya A330-300, kalau ingin lebih jelas tentang jenis pesawat yang dioperasikan Garuda Indonesia, bisa dilihat dibawah ini.

IMG_5494
Saat ini saya berada di A330-300.

Btw Garuda Indonesia memiliki 3 layout tempat duduk di A330-300, Salah satunya yang saya naiki saat ini, dengan 36 kursi kelas Bisnis dan 215 kursi kelas ekonomi.

Layout kedua memiliki 24 kursi kelas bisnis dan 263 kursi kelas ekonomi, untuk kursi dengan jenis ini sudah dilengkapi dengan kursi terbaru dari B/E Aerospace, dinamakan Diamond seat, jadi kursi kelas bisnis seperti miring kearah jendela, dan kursi kelas ekonomi sudah dilengkapi dengan IFE terbaru dan kursi yang lebih tipis dan nyaman tentunya!

Layout terakhir adalah layout kursi yang terdiri dari 360 kursi kelas ekonomi, ekonomi aja? jawabannya iya, karena kebanyakan pesawat ini dioperasikan untuk rute umrah dan haji saat musim haji tiba, mungkin aja juga dioperasikan untuk rute-rute gemuk di Indonesia.

Pada kira-kira 1 jam 39 menit dari Jakarta, lampu kabin mulai dinyalakan karena akan dimulai servis snack dan minuman.

IMG_5498
Bangunlah semua penumpang.

Akhirnya disajikan juga Banana Muffin dari Ontray, rasanya lumayan enak, saya makan 2 muffin itu karena teman sebelah saya yang tidak ingin makan muffin itu.

Untuk minuman, saya memilih White Wine, ehhhhh Jus Apel kok, hehehe.

Ini dia penampakan Muffin yang enak itu.

IMG_5503
Banana Muffin.

Ga berasa aja tau-tau kita sudah berada di titik ini, artinya ga lama lagi kita bakal turun untuk mendarat di Soekarno-Hatta, yah perjalanan yang terkenang ini akan segera berakhir, apalagi waktu terbang dengan GA717 ini, hehehe.

IMG_5508
Memasuki Pulau Jawa.

Dan benar saja beberapa menit kemudian pesawat mulai turun untuk mendarat, halo lagi Pulau Jawa dan Indonesia ku tercinta!

IMG_5512
Turun..

Setelah ini kami belok kekiri dan memulai Approach menuju runway 25L.

IMG_5513
Belok kekiri.

Speedbrake dikeluarkan, tandanya kita sudah mulai dekat (10.000 kaki) dan beberapa saat kemudian kru kabin memulai persiapannya untuk mendarat di Soekarno-Hatta.

IMG_5518
Sudah dekat.

Flaps set, akhirnya Jakarta bagian utara sudah terlihat, dan landing gear sudah diturunkan, saatnya mendarat!

IMG_5524
Landing Position.

Setelah Approach yang sedikit bumpy, akhirnya kita berhasil mendarat mulus di Runway 25L Soekarno-Hatta, 25L? Ya, kita bakal menyusuri penjuru Soekarno-Hatta mulai dari GMF sampai FL Technics.

IMG_5530
Melewati GMF.

Setelah 10 menit taxi akhirnya kita tiba di Terminal terbaru dari Soekarno-Hatta, yaitu Terminal 3, yang digunakan olh Garuda Indonesia beserta Airline satu aliansi nya, Skyteam.

IMG_5533
Terminal 3.

Akhirnya kita pun terparkir tepat di sebelah Garuda Indonesia Boeing 777-300ER, selamat datang kembali di Indonesia!

Selesai deeeeh perjalanan Reza kali ini, sampai jumpa lagi di perjalanan Reza yang akan datang, babayyy!


Pertama-tama saya ucapkan terima kasih telah membaca Flight Review Reza kali ini, terima kasih juga untuk Garuda Indonesia atas penerbangan yang sangat nyaman ini, terima kasih juga kepada cabin crew yang menawarkan minum, sentuhan kecil namun sangat berarti bagi para penumpang, untuk cabin crew saya ucapkan terima kasih! untuk makanan juga sangat enak dan servis snack yang juga memuaskan, overall ini adalah salah satu perjalanan ternyaman saya, terima kasih GA717!

Terima kasih juga untuk teman-teman rombongan saya menuju Australia yang menjadi layaknya keluarga di perjalanan yang singkat ini, khususnya Missa yang telah bersedia dipinjam fotonya untuk FlywithReza, kalau ingin melihat foto-foto kelas atas lainnya bisa langsung dicek di akun Instagramnya @missadivina, sampai jumpa dilain waktu semuanya!

Next….Pulang kampung yuk!

Instagram @Reza1212

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: